PSI-KPU
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilu 2019, Selasa, 10 Oktober 2017. (foto: detik/Dwi Andayani)

JAKARTA, harianpijar.com – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) hari ini, Selasa, 10 Oktober 2017 mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilu 2019.

Dipimpin Ketua Umum Grace Natalie, PSI tiba di Gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, tepat pukul 10.10 WIB.

“Hari ini kami memilih untuk mendaftar pada tanggal 10, bulan 10, dan kami tadi datang tepat jam 10 lewat 10. Ini terinspirasi dari Bung Karno, beri saya 10 orang pemuda saya akan mengguncangkan dunia,” kata Grace Natalie.

“Perjuangan kami bahkan lebih dari 10 pemuda Indonesia. Ini melambangkan perjuangan anak-anak Indonesia yang sudah jenuh melihat politik yang buruk. Ini adalah amanah rakyat Indonesia yang telah mendukung kami,” tambahnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Grace Natalie tak datang sendirian ke KPU. Dirinya turut didampingi Sekjen PSI Raja Juli Antoni, beserta kader PSI seperti Giring Nidji. Mereka datang dengan seragam khas berwarna merah.

PSI-KPU-1
Ketua Umum PSI Grace Natalie didampingi Sekjen PSI Raja Juli Antoni, beserta kader PSI seperti Giring Nidji datang ke KPU. (foto: detik/Dwi Andayani)

Selain itu, para pengurus dan kader PSI tersebut datang ke KPU dengan berjalan kaki bersama mulai dari Basecamp Infrastruktur PSI di Jl Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, yang diiringi pawai dan tarian tradisional Papua.

PSI membawa 150 box berisi surat-surat dan dokumen sebagai syarat untuk mendaftarkan partai ke KPU. Kedatangan Grace Natalie Cs diterima langsung oleh Ketua KPU Arief Budiman.

Sementara itu, selain PSI, Partai Perindo juga telah mendaftarkan diri setelah 8 hari dibuka pendaftaran pemilu 2019. Partai besutan Hary Tanoesoedibjo itu datang dengan membawa 42 box berisi berkas persyaratan.

Untuk diketahui, waktu pendaftaran partai politik calon peserta pemilu dibuka selama 2 minggu. Selanjutnya, KPU akan melakukan penelitian administrasi, verifikasi faktual, dan penetapan parpol peserta Pemilu 2019.

Berikut proses penetapan parpol peserta Pemilu 2019:

1. 3-16 Oktober 2017, pendaftaran dan penyerahan syarat pendaftaran serta penerimaan kelengkapan dokumen persyaratan.
2. 17 Oktober-15 November 2017, penelitian administrasi tingkat kabupaten/kota.
3. 15 Desember 2017-4 Januari 2018, verifikasi faktual tingkat kabupaten/kota.
4. 17 Februari 2018, penetapan parpol peserta Pemilu 2019.

.(nuch/det)

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR