Syahrini
Syahrini. (foto: Kapanlagi/Bayu Herdianto)

JAKARTA, harianpijar.com – Pihak kepolisian memanggil beberapa saksi dari kalangan selebritis terkait kasus First Travel. Sebelumnya, penyanyi Syahrini telah memenuhi panggilan pada Rabu, 27 September 2017 lalu, kemudian disusul Vicky Shu pada Senin, 2 Oktober 2017.

Menurut jadwal, Syahrini seharusnya kembali menjalani pemeriksaan. Namun, dirinya beberapa kali mengulur waktu karena alasan sibuk bekerja.

“Pemeriksaan Syahrini kemarin di-stop karena beliau ada menyanyi. Mungkin Senin akan diperiksa. Beliau menyampaikan konfirmasi dengan pengacara akan menghadiri pemeriksaan,” kata Kasubdit V Direktorat Tindak Pidana Umum Kombes Dwi Irianto di Bareskrim Mabes Polri, Jumat, 6 Oktober 2017.

Pada pemeriksaan sebelumnya, Syahrini membantah telah menerima endorse dari tersangka saat umrah ke Tanah Suci bersama keluarga.

Bahkan, dirinya menegaskan hubungannya dengan Anniesa Hasibuan hanyalah sebuah kerjasama tanpa melibatkan keluarganya.

“Kerjasamanya adalah saya pastinya dapat discount dari harga asli, misalkan satu, jadi setengah untuk saya. Saya harus memposting (foto) satu kali setiap harinya ketika saya di Mekkah, Madinah dan di Istanbul. Tapi keluarga saya semuanya full membayar. Jadi tidak ada itu (umrah gratis). Satu kali lagi naudzubillahimin dzalik saya makan uang jemaah. Apabila saya mengetahui First Travel yang suka makan uang jemaah naudzubillahimin dzalik tak mungkin saya kerja sama dengan travel ini. Azab Allah saja sangat pedih di dunia apalagi di akhirat nanti,” kata Syahrini saat itu.

Syahrini-1
Syahrini. (foto: instagram/princessyahrini)

Meskipun demikian, kata Kombes Dwi Irianto, para tersangka justru menyatakan bahwa keluarga Syahrini ikut menjadi tanggungan First Travel dengan total Rp1 miliar.

“Keterangan dari para tersangka bahwa mereka memberangkatkan Syahrini dan keluarga. Kalau menurut keterangan dari staff yang mengurus keberangkatan, mereka kurang lebih satu miliaran,” ujar Kombes Dwi Irianto.

Sementara itu, seperti dilansir dari KapanLagi, saat dicoba untuk dimintai konfirmasi melalui telepon, sayangnya tidak ada jawaban atau respons dari pihak Syahrini. (sst/kpl)

loading...