hasto-kristiyanto-1
Hasto Kristiyanto, ada yang ingin pisahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan PDI Perjuangan. (foto: google images)

JAKARTA, harianpijar.com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) belum lama ini diterpa isu yang menyebut bahwa PDIP sama dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto, isu tersebut sengaja dilemparkan untuk melemahkan integritas partai berlambang banteng bermoncong putih tersebut.

Selain itu, isu komunis itu juga sebagai upaya untuk memisahkan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dari PDIP. Hal ini dikarenakan Presiden Jokowi masih merupakan anggota PDIP.

“Kalau survei kan elektabilitas PDI Perjuangan kan tinggi, tentu saja ada yang ingin memisahkan Pak Jokowi dengan PDI Perjuangan, (memisahkan) Pak Jokowi dengan Bu Mega (Megawati Soekarnoputri),” kata Hasto Kristiyanto di DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu 30 September 2017.

Lebih lanjut, dijelaskan Hasto Kristiyanto, meskipun PDIP dikaitkan dengan partai komunis tapi masih dipercaya dan memiliki hasil survei tertinggi di masyarakat. Lain itu, hasil survei itu berkaitan dengan elektabilitas partai.

“Karena survei PDI Perjuangan kan tinggi, itu bagian dari upaya-upaya biasalah, bagian dari kompetisi politik, itu wajar,” jelas Hasto Kristiyanto.

Selanjutnya, menurut Hasto Kristiyanto, rakyat sudah dapat memilih dan menilai soal tuduhan yang dilayangkan kepada partainya itu.

“Rakyat sudah cerdas, buktinya dari hasil survei Saiful Mujani menyatakan rakyat jauh lebih dewasa daripada elit politik,” kata Hasto Kristiyanto.

Sementara, Survei Mujani Research and Consulting (SMRC) mengungkap sebagian besar warga negara tak percaya Presiden Jokowi terkait dengan PKI.

Survei dilakukan pada rentang waktu 3-10 September 2017 yang melibatkan 1.220 responden. Mereka dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling bagi yang berumur 17 tahun atau sudah menikah.

Lain itu, survei itu juga mengungkapkan 75,1 persen dari responden tak setuju bahwa Presiden Jokowi adalah orang PKI atau terkait dengan PKI. Sisanya adalah setuju (5,1 persen) dan lainnya tidak tahu/tidak menjawab (19,9 persen).

SUMBERCNNIndonesia
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR