Djarot-Saiful-Hidayat-1
Djarot Saiful Hidayat. (foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

JAKARTA, harianpijar.com – Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat berjanji akan meningkatkan tunjangan kinerja daerah (TKD) untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan risiko kerja tinggi.

Dengan kenaikan TKD tersebut dirinya berharap akan menghindarkan PNS dari perilaku korupsi.

“Dengan TKD ini kita bisa melihat, tingkat korupsi dari Pemprov semoga relatif menurun. Karena saya lebih suka memberikan gaji mereka tinggi tetapi mereka lurus, jujur,” ujar Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota, Selasa, 26 September 2017.

Selain itu, Djarot Saiful Hidayat juga menepis kabar yang menyebut tambahan tunjangan ke beberapa instansi akan mengurangi TKD instansi lainnya. Dirinya berjanji tidak akan melakukan pengurangan TKD.

“PNS risiko pekerjaan yang tinggi dia bisa diberikan TKD tambahan. Sedangkan yang lain sementara masih tetap sambil kita evaluasi secara menyeluruh. Tapi tidak benar kalau saya dan Pemprov berencana menurunkan TKD PNS DKI, nggak,” kata Djarot Saiful Hidayat.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengusulkan kenaikan TKD untuk PNS dengan risiko kerja tinggi.

Menurut Djarot Saiful Hidayat, kenaikan tersebut akan membuat penggajian PNS menjadi lebih adil.

“Yang risiko kerjanya tertinggi itu harus juga dikasih insentif. Berbeda dengan mereka yang berada di kantor. Staf, administrasi, PTSP, kan cuma begitu ya, tidak berkaitan dengan nyawa dia kan. Dengan cara seperti itu, sistem penggajian PNS itu fair,” jelas Djarot Saiful Hidayat, Senin, 25 September 2017.

Beberapa instansi, kata Djarot Saiful Hidayat, seperti Pemadam Kebakaran dan Satpol PP, dinilai layak mendapatkan tambahan TKD. Pasalnya, institusi tersebut sering menghadapi risiko tinggi di lapangan.

“Contohnya Pemadam Kebakaran, taruhannya nyawa. Mereka bukan hanya memadamkan kebakaran, tetapi dia juga penyelamatan. Ada orang di atas tower mau bunuh diri sampai menangkap ular, terjadi lho sampai memindahkan sarang tawon di atas. Bayangkan. Ini misalnya terjadi,” kata Djarot Saiful Hidayat. (nuch/det)

loading...