Agus-Harimurti-Yudhoyono-AHY
Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (foto: Dok. The Yudhoyono Institute)

JAKARTA, harianpijar.com – Saat ditanya wartawan tentang kemungkinan dirinya menjadi seorang menteri di Kabinet Kerja, Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) hanya menanggapinya dengan kata-kata bijak.

“Jabatan itu penting tapi bukan segala-galanya,” ujar AHY usai menghadiri acara bersama anak yatim piatu di Club House, Mahogany Residence, Depok, Jawa Barat, Sabtu, 16 September 2017 malam.

AHY menyebutkan, dirinya tetap ingin melakukan hal-hal yang berdampak positif bagi masyarakat meski dirinya tak memegang jabatan apapun di pemerintahan.

“Saya ingin terus berperan untuk masyarakat dimanapun saya berada. Saya punya keyakinan, tanpa jabatan formal, kita semua termasuk saya, bisa terus melakukan perbuatan baik, yang produktif, yang konstruktif untuk masyarakat Indonesia,” kata AHY.

Seperti diketahui, AHY meninggalkan dunia militer dengan pangkat terakhir mayor TNI. Bersama Sylviana Murni, AHY mengikuti kontestasi Pilkada DKI Jakarta 2017 belum lama ini.

Namun, keberuntungan belum berpihak pada AHY, karena di putaran pertama pilkada pasangan AHY-Sylvi mendapat perolehan suara terendah dibanding dua pasangan lain, Anies-Sandi dan Ahok-Djarot.

Seusai Pilkada DKI, AHY mendirikan lembaga The Yudhoyono Institute (TYI), yang diluncurkan pada 10 Agustus 2017 lalu. TYI berdiri tepat di hari peringatan ulang tahun AHY yang ke-39.

“The Yudhoyono Institute ini adalah think tank independent, semacam lembaga kajian. Non-politik praktis,” kata Chief Communication Office TYI Ni Luh Putu Caosa Indryani, Kamis, 10 Agustus 2017 lalu. (nuch/det)

loading...