Kombes-Martinus-Sitompul
Kombes Martinus Sitompul. (foto: google images)

JAKARTA, harianpijar.com – Asma Dewi, wanita yang ditangkap polisi terkait ujaran kebencian, merupakan adik dari dua orang kakak yang berpangkat perwira menengah di institusi Polri.

Perkara hukum yang menimpa Asma Dewi dianggap menjadi pukulan bagi keluarga sehingga kakaknya sempat marah kepada Asma Dewi ketika menjenguk di Rutan Bareskrim cabang Polda Metro Jaya.

“Kemarin di tahanan sempat marah kakaknya karena memang sebuah hal yang jadi pukulan keluarga,” ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul kepada wartawan di Gedung Divisi Humas, Mabes Polri, Jumat, 15 September 2017.

Lebih lanjut Kombes Martinus Sitompul mengatakan, kedua kakak Asma Dewi, tanpa menyebutkan namanya, merupakan anggota yang berintegritas dan berdedikasi tinggi pada kepolisian.

“Kedua kakaknya adalah seorang yang berintegritas, berdedikasi tinggi dalam pengabdiannya di kepolisian. Ini menjadi sebuah, katakanlah ini pukulan, yang mana seorang keluarga polisi jadi tersangka,” kata Kombes Martinus Sitompul.

Selain itu, kata Kombes Martinus Sitompul, kakak Asma Dewi sudah pernah menasihati adiknya itu agar berhenti mengunggah konten-konten negatif dalam akun media sosial Facebook.

“Salah seorang kakaknya sempat marah kepada tersangka, karena sudah diingatkan. Yang dilakukan tersangka Asma Dewi itu diketahui kakanya, bukan tidak diketahui. Tapi kemudian ditegur, disuruh menghapus semua konten negatifnya, namun tidak ditanggapi oleh tersangka Asma Dewi ini,” jelas Kombes Martinus Sitompul.

Seperti diketahui, Asma Dewi ditangkap pada Jumat, 8 September 2017 lalu, karena menyebarkan konten negatif ujaran kebencian dan hoax. (nuch/det)

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR