Eggi-rizieq
Eggi Sudjana bertemu pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Arafah. (foto: Dok. Istimewa)

JAKARTA, harianpijar.com – Kuasa hukum pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, Eggi Sudjana, menyebutkan bahwa kliennya itu taat pada hukum.

Namun, Eggi Sudjana mengatakan, Rizieq Shihab tak mau dirinya dikriminalisasi. Karena menurut Eggi Sudjana, Kapolri Jenderal Tito Karnavian pernah mengatakan tak ada lagi bukti yang ada pada Rizieq Shihab.

“Pesan Habib Rizieq mau menjadi warga yang taat hukum, tapi jangan dikriminalisasi. Kapolri pernah mengatakan sudah tidak ada lagi bukti yang ada pada Habib Rizieq. Polisi bilang tak cukup bukti, dan pendukung Jokowi janganlah kita ribut, kita ini satu nusa satu bangsa,” kata Eggi Sudjana dalam jumpa pers di kantor Law Firm E.S & Partner, Jakarta Pusat, Kamis, 14 September 2017.

Selain itu, kata Eggi Sudjana, Rizieq Shihab rela dianggap sengaja menghindar dengan pergi dari Tanah Air. Menurutnya, pilihan itu diambil karena Rizieq Shihab tak mau terjadi kerusuhan.

“Dia (Rizieq Shihab) mengatakan, saya lebih rela dituduh penakut, melarikan diri, ketimbang kalau saya pulang, ditangkap dan terjadi kerusuhan. Jadi gimana, tanyakan presiden, apakah presiden memang menghendaki kondisinya begini? Kalau tidak tolong SP3 kan kasusnya dong, termasuk Al Khaththath dan lainnya,” ujar Eggi Sudjana.

Eggi Sudjana juga pastikan pimpinan FPI itu siap kembali ke Indonesia. Tapi, syaratnya tidak ada persoalan hukum terkait Rizieq Shihab. (nuch/det)

loading...