LBH-Bang-Japar
LBH Bang Japar saat memberikan keterangan di Markas Komando Bang Japar, Jakarta Selatan, 13 September 2017. (foto: Tempo/Arkhelaus W)

JAKARTA, harianpijar.com – LBH Bang Japar kembali tegaskan bahwa Asma Dewi tidak terlibat dengan kelompok Saracen. Menurutnya, pasal yang dituduhkan kepada kliennya itu dianggap tak ada hubungannya dengan Saracen.

“Berdasarkan surat perintah penahanan, ibu Asma Dewi tidak terlibat dengan Saracen. Berdasarkan perbuatan dia, polisi menuduhkan dia 4 pasal, 4 pasal ini nggak ada hubungannya dengan Saracen. Nah itu dari mana saya mau bilang ada kaitannya dengan Saracen,” ujar Wakil Direktur LBH Bang Japar Irfan Iskandar di Markas Komando (Mako) Bang Japar, Jakarta Selatan, Rabu, 13 September 2017.

Selain itu, Irfan Iskandar juga mengatakan, belum ada bukti terkait uang transfer sebesar Rp75 juta dari Asma Dewi ke pengurus Saracen.

Karena, tidak ada bukti bahwa penerima uang tersebut membuatkan konten hoax pesanan Asma Dewi.

“Kita nggak bisa menginventaris, nggak bisa menganalisa karena karena nggak punya akses untuk mengecek aliran dana itu. Kalau memang itu benar maka yang menerima pembayaran itu seharusnya membikin dan menyebarkan berita hoax (pesanan Asma Dewi), faktanya sampai sekarang berita hoax yang disebarkan itu, nggak ada,” kata Irfan Iskandar.

Irfan Iskandar mengatakan Asma Dewi saat ini dijerat dengan pasal 28 ayat 2 UU ITE tentang ujaran kebencian, pasal 16 Jo ayat 1 UU No 40 tahun 2008 tentang anti diskriminasi ras dan etnis, pasal 207 KUHP dan 208 KUHP tentang penghinaan kepada penguasa.

Seperti diketahui, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto sebelumnya mengatakan, penyidik siber telah mengantongi informasi bahwa Asma Dewi juga terlibat kelompok Saracen.

Bahkan, kata Irjen Setyo Wasisto, Asma Dewi pernah melakukan transfer uang sebesar Rp75 juta kepada anggota inti Saracen yang berinisial NS.

“Penyidik sudah dapat info tentang yang bersangkutan melakukan transfer uang senilai 75 juta ke NS. NS adalah anggota inti grup Saracen. NS Kemudian transfer ke D. Dalam mutasi tersebut disebut untuk membayar Saracen,” kata Irjen Setyo Wasisto. (nuch/det)

loading...