MADTOWN-1
MADTOWN. (foto: instagram/madtown_gni)

harianpijar.com – Seperti diberitakan sebelumnya, boygrup MADTOWN telah mengajukan permintaan untuk memutus kontrak dengan agensi mereka, GNI Entertainment.

Terkait hal itu, kuasa hukum MADTOWN, Sun Jong Moon dari Sun & Partners, mengungkapkan segala hal tentang situasi yang menyebabkan MADTOWN mengambil langkah tersebut.

“MADTOWN tidak mendapatkan sumber penghasilan, material, atau SDM dari agensi mereka. Tidak ada karyawan yang bekerja di agensi mereka, situs mereka down, dan ruang kantor telah terjual. MADTOWN tidak memiliki transportasi, tidak ada manajer, dan bahkan asrama. Hal ini membuat anggota (MADTOWN) tidak dapat melakukan aktivitas apa pun, dan tidak dapat melakukan promosi sejak album terakhir mereka, yang dirilis pada Juni 2016,” ungkap Sun Jong Moon kepada media di Korea Selatan, Selasa, 12 September 2017.

Selain itu, Sun Jong Moon juga mengatakan, bahwa anggota MADTOWN merasa tertekan dan terluka oleh situasi yang tengah mereka hadapi saat ini.

“Tepat ketika mereka akan berkembang sebagai sebuah grup, mereka dipaksa untuk berpindah agensi (Pada 2016, MADTOWN harus mengganti label menjadi GNI Entertainment dari J. Tune Camp, yang tengah berproses menutup bisnisnya). Dan sekarang mereka berada dalam situasi di mana mereka tidak dapat tampil sama sekali, dan mereka tersakiti karena itu,” kata Sun Jong Moon.

Sementara itu, terkait atas apa yang diharapkan MADTOWN dari pengajuan ini, Sun Jong Moon mengatakan, “Selama kontrak mereka berjalan, MADTOWN tidak bisa menerima bantuan atau bergabung dengan agensi lain. Mereka membutuhkan sumber daya untuk menciptakan musik dan aktif sebagai penyanyi, tapi itu tidak mungkin dalam situasi mereka saat ini. Seperti banyak selebriti lain yang telah memulai debut mereka di industri ini, anggota MADTOWN semua menjalani periode pelatihan yang panjang sebelum akhirnya memulai debut mereka. Tapi mereka tidak bisa berpromosi selama lebih dari satu tahun sekarang. Yang mereka inginkan adalah bisa tampil dan berpromosi secara bebas.”

Seperti diketahui, CEO GNI Entertainment ditangkap karena kecurangan pada Maret lalu. Sejak saat itu, para karyawan di GNI Entertainment telah berhenti dari pekerjaan mereka karena tidak mendapatkan gaji.

Hal itu tentu berimbas kepada MADTOWN karena tak bisa merilis musik baru atau ikut serta dalam berbagai kegiatan promosi. (fike/soo)

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR