ilustrasi-sosial-media
Ilustrasi. (foto: google images)

JAKARTA, harianpijar.com – Seperti diberitakan sebelumnya, Ibu Negara Iriana Joko Widodo sempat dihina seorang pengguna media sosial Instagram.

Terkait hal itu, pihak kepolisian telah menangkap seorang pria yang melakukan penghinaan tersebut.

“Benar. Polrestabes Bandung sudah menangkap tersangka DI,” ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo, seperti dilansir detik, Selasa, 12 September 2017.

Pria berinisial DI ditangkap atas dugaan penyebaran ujaran kebencian (hate speech) terhadap Ibu Negara Iriana Joko Widodo. DI ditangkap pada Senin, 11 September 2017 kemarin.

“Anggota menangkap DI di Palembang,” kata Kombes Hendro Pandowo.

Meskipun begitu, Kombes Hendro Pandowo belum dapat menjelaskan secara rinci terkait perkara tersebut. Namun, dirinya memastikan bahwa kasus ini akan diekspose oleh Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto di Mapolrestabes Bandung nanti sore.

“Ya nanti langsung diekspos oleh Bapak Kapolda Jabar,” ujar Kombes Hendro Pandowo.

Sementara itu, kasus ini menjadi ramai diperbincangkan saat akun twitter @HomeMarshel me-mention akun @chili_pari milik Gibran Rakabuming, putra sulung Presiden Joko Widodo dan Iriana, terkait foto unggahan yang berasal dari akun Instagram @warga_biasa.

Dalam foto itu, menampilkan Iriana yang mengenakan jilbab disertai keterangan bernada mencela.

Selanjutnya, akun twitter @HomeMarshel meminta Gibran Rakabuming untuk menindak pemilik akun tersebut. “Mas @Chilli_Pari ini ada instagram spt ini …beliau ibu negara lho mas ..terlebih beliau juga ibu sampeyan …tolong ditindak mas ??,” tulis akun @HomeMarshel disertai dengan emoticon marah.

Kedua putra Presiden Joko Widodo dan Iriana, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep, telah menanggapi screenshot yang beredar itu. Keduanya juga kompak memaafkan penghina Iriana tersebut.

“Biarin. Dimaafkan aja,” tulis Gibran Rakabuming di akun Twitter. “Yo orapopo mas. Maafkan wae,” tulis Kaesang Pangarep. (nuch/det)

loading...