Kombes-Adi-Deriyan
Kombes Adi Deriyan. (foto: google images)

JAKARTA, harianpijar.com – Pihak kepolisian masih mendalami kasus dugaan ujaran kebencian dengan tersangka Ustaz Alfian Tanjung terkait kicauannya “PDIP 85% isinya kader PKI”. Selain itu, polisi juga akan meminta keterangan dari saksi ahli.

Saat ini, Alfian Tanjung sudah dibawa dari Surabaya ke Mako Brimob, Depok, Jabar, untuk proses penahanan.

“Pastinya pemeriksaan saksi sudah. Ada beberapa yang sudah diambil keterangannya. Itu nanti tinggal kita lengkapi beberapa keterangan ahli, baru nanti kita coba jelaskan apakah seluruh kelengkapan alat buktinya sudah ada atau belum,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan saat dikonfirmasi, Kamis, 7 September 2017.

Alfian Tanjung sendiri sebelumnya telah diperiksa sebagai tersangka di Polda Metro Jaya pada Mei lalu atas kasus ini. Jika alat bukti sudah cukup, polisi akan segera menggelar perkara kasus Alfian Tanjung ini.

“Iya, untuk melihat sejauh mana pembuktian perbuatan yang bersangkutan,” ujar Kombes Adi Deriyan.

Kasus kicauan “PDIP 85% isinya kader PKI” dilaporkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto. Saat itu, Alfian Tanjung menyebut penetapan dirinya sebagai tersangka terlalu cepat.

“Gerakan komunisme ini memang muncul ya. Proses berlangsung, kita akan hadapi semua di pengadilan. Prosesnya memang terlalu cepat,” sebut Alfian Tanjung setelah diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Rabu, 31 Mei 2017 lalu. (nuch/det)

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR