Fadli-Zon
Fadli Zon. (foto: google images)

JAKARTA, harianpijar.com – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon meminta agar pihak kepolisian lebih responsif dalam menangani kasus dugaan ujaran kebencian yang dilakukan Viktor Bungtilu Laiskodat.

“Harusnya polisi lebih responsif terhadap laporan publik. Nanti orang akan menilai, ‘kok ini mau diusut yang itu tidak’,” kata Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 5 September 2017.

Seperti diketahui Viktor Laiskodat dilaporkan oleh sejumlah partai setelah dirinya dalam sebuah pidato politik mengaitkan partai politik PAN, Gerindra, Demokrat, dan PKS sebagai pendukung khilafah.

Bahkan, pernyataan yang diduga dikeluarkan oleh politisi Partai NasDem itu terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial.

PAN dan Partai Gerindra telah melaporkan Viktor Laiskodat ke Bareskrim Polri atas tuduhan melanggar Undang-Undang dan Pasal UU ITE No 11 Tahun 2008 dan Pasal 156 KUHP tentang penistaan agama, serta Undang-Undang Diskriminasi No 40 Tahun 2008, pasal 4 dan pasal 16.

Partai Gerindra dan sejumlah partai lain menganggap Viktor Laiskodat telah melakukan pencemaran nama baik serta menyampaikan ujaran kebencian.

Menurut Fadli Zon, pihaknya akan mengevaluasi laporan tersebut kepada pihak kepolisian, termasuk memberikan tenggat waktu untuk prosesnya.

“Sampai sejauh mana tapi yang jelas laporan itu yang sahih yang kami lakukan,” kata Fadli Zon.

Sementara itu, Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto secara terpisah mengatakan bahwa pihaknya masih memproses kasus tersebut. Namun, dirinya belum mau merinci perihal perkembangannya. “Masih dalam proses,” sebut Komjen Ari Dono Sukmanto singkat. (nuch/cnn)

loading...