Febri-Diansyah
Juru bicara KPK Febri Diansyah.

JAKARTA, harianpijar.com – Sidang uji materi terhadap UU MD3 terkait objek keabsahan hak angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali digelar pada Selasa, 5 September 2017 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Terkait hal itu, KPK mengharapkan pertimbangan yang adil dari hakim konstitusi.

“Meskipun undang-undang yang diuji UU MD3, jadi kita siap menjadi pihak terkait dan tentu kita berharap pada ke-9 hakim MK yang sangat kita hormati untuk mempertimbangkan dan memutus seadil-adilnya,” kata Juru bicara sekaligus Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan di kantornya, Senin, 4 September 2017.

Lebih lanjut, sebagai pihak terkait, KPK sebenarnya tidak berperan langsung sebagai penggugat. Meskipun begitu Febri Diansyah menyampaikan pentingnya putusan sela majelis hakim.

“Kami lebih dalam posisi menyimak proses persidangan dan hasilnya nanti di MK. Kalau memang ada, putusan sela atau putusan provisi sesuai yang dimintakan para pemohon, itu akan lebih membuat terang persoalan atau perdebatan yang ada saat ini,” ucap Febri Diansyah.

Sementara itu, salah seorang pihak pengugat dari Wadah Pegawai (WP) KPK memberi konfirmasi mengenai sidang lanjutan uji materi tersebut. Dirinya pun akan hadir bersama 3 orang rekannya.

“Besok (hari ini), uji materi Pansus Hak Angket di MK pukul 11.00 WIB, agendanya saksi dan keterangan DPR,” kata Lakso Anindito seperti dilansir detik.

Adapun pihak penggugat lainnya dari Indonesia Corruption Watch (ICW) juga memastikan kehadirannya. Rencananya, seorang saksi yang akan dihadirkan adalah mantan pimpinan KPK.

“Hadir dong. Kami besok (hari ini) akan menghadirkan Bambang Widjojanto sebagai saksi. Itu sudah ada undangannya,” ujar peneliti ICW, Donal Fariz, saat dihubungi terpisah. (nuch/det)

loading...