Slamet-Maarif
Slamet Ma'arif. (foto: twitter/arief_amaryllis)

JAKARTA, harianpijar.com – Front Pembela Islam (FPI) di daerah membuka pendaftaran calon relawan yang akan dikirimkan untuk membantu etnis Rohingya di Myanmar. Namun, salah satu persyaratannya adalah harus siap mati syahid.

“Yang terpenting siap mati syahid di sana, itu yang terpenting. Kalau nggak siap mati syahid, jangan berangkat ke Rohingya,” kata Juru bicara FPI Slamet Ma’arif seperti dilansir dari detik, Senin, 4 September 2017.

Menurut Slamet Ma’arif, setiap daerah memiliki persyaratan masing-masing. Tapi, secara garis besar syarat pendaftaran adalah pria berusia 17-20 tahun, mendapatkan surat izin orang tua, dan menyerahkan fotokopi KTP.

“Kalau itu kan tiap daerah punya persyaratan masing-masing, nanti tinggal pusat yang menyeleksi. Yang jelas, pusat seleksi data di daerah. Pertama harus dapat izin dari orang tua, harus punya kemampuan bela diri, jangan nekat, nggak punya apa-apa mau ke sana?” ujarnya.

Selanjutnya, FPI di pusat akan menerima rekapitulasi pendaftar dari daerah. DPP FPI, kata Slamet Ma’arif, akan menyeleksi serta menginformasikan teknis keberangkatan relawan.

“Sekarang yang di daerah sedang buka pendaftaran. Nanti pas Rabu insyaallah sudah ada kepastian,” tandasnya. (nuch/det)

loading...