Saut-Situmorang-1
Thony Saut Situmorang. (foto: Liputan6)

JAKARTA, harianpijar.com – Sebelumnya Direktur Penyidikan (Dirdik) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Aris Budiman melaporkan penyidik senior KPK Novel Baswedan ke Polda Metro Jaya karena konflik internal soal e-mail yang dikirimkan Novel Baswedan.

Terkait hal itu, pimpinan KPK sadar harus bertindak, dengan segera menenangkan Aris Budiman.

“Oh iya ada dong (kita calming down-kan). Pasti ada,” kata Wakil Ketua KPK Thony Saut Situmorang di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, setelah menghadiri resepsi pernikahan putra Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan dan putri Kepala BNN Komjen Budi Waseso, Sabtu, 2 September 2017.

Meskipun begitu, ada proses hukum yang tidak bisa diinterupsi. Apalagi proses itu sudah sampai ke tahap penyidikan.

“Tapi ketika prosesnya sudah masuk, kan harus berjalan. Apalagi ada SPDP-nya kan. Harus jalan,” ujar Saut Situmorang.

Selain itu, KPK juga mempertimbangkan untuk memberi bantuan hukum. Tapi, karena Aris Budiman dan Novel Baswedan sama-sama pegawai KPK, ada internal rules yang harus dipikirkan.

Seperti diketahui, perkara yang dilaporkan Aris Budiman adalah pencemaran nama baik melalui surat elektronik atau e-mail yang dikirimkan Novel Baswedan pada 14 Februari lalu.

Laporan Aris Budiman tersebut berkaitan dengan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. Sebagaimana hal ini dirinya ungkapkan di hadapan Pansus Hak Angket KPK pada Selasa, 29 Agustus 2017 lalu.

Aris Budiman saat ini sudah diperiksa oleh Polda Metro Jaya pada Kamis, 31 Agustus 2017 dan tak menutup kemungkinan polisi juga akan memeriksa Novel Baswedan. (nuch/det)

loading...