jonru-ginting
Jonru Ginting. (foto: facebook/jonru.page)

JAKARTA, harianpijar.com – Pegiat media sosial Jonru Ginting dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas ujaran kebencian di media sosial. Terkait hal itu, polisi akan memeriksa konten Jonru Ginting yang diduga berisi ujaran kebencian (hate speech).

“Ya ini makanya belum kita periksa. Nanti kita periksa dulu, nanti kira-kira yang kita itu apa. Kemudian perkataan dia atau tulisan dia apakah itu pidana apa bukan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 1 Sepetember 2017.

Selain Jonru Ginting, polisi juga akan memeriksa beberapa saksi ahli. “Kemudian saksi ahli dari UU ITE, saksi pidana, dan saksi ahli dari Kejaksaan yang akan menilai itu memenuhi unsur pidana apa nggak,” ujar Kombes Argo Yuwono.

Jonru Ginting dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Muannas Al Aidid pada Kamis, 31 Agustus 2017 dengan Nomor Laporan: LP/4153/VIII/2017/PMJ/Dit Reskrimsus.

Selain itu, Jonru Ginting dilaporkan atas ujaran kebencian di media sosial yang terjadi pada rentang waktu Maret-Agustus 2017.

Laporan tersebut sesuai dengan Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU RI No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Sementara itu, Jonru Ginting sendiri mengaku baru mengetahui soal pelaporan dirinya. Bahkan dirinya mengklaim sejumlah pengacara papan atas Indonesia telah menyatakan bersedia mendampinginya dalam kasus tersebut.

“Alhamdulillah, sejumlah pengacara papan atas Indonesia telah menyatakan bersedia mendampingi saya. Saya tak akan berkomentar apapun sehubungan dengan laporan tersebut. Insyaallah semuanya akan diwakili oleh pengacara saya,” kata Jonru Ginting dalam status Facebooknya, Jumat, 1 September 2017. (nuch/det)

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR