Franco-Morbidelli
Franco Morbidelli. (foto: google images)

harianpijar.com – Setelah sempat menguasai setengah jalannya perlombaan, Franco Morbidelli hanya mampu mengamankan posisi podium di Moto2 Inggris setelah mengalami masalah di penghujung balapan.

Start dari posisi tiga membuat Morbidelli mampu melesat meninggalkan pembalap lainnya bersama rekan satu timnya, Alex Marqeuz, pada awal balapan.

Namun, nasib sial menimpa Marquez, dirinya harus tersingkir ditengah-tengah balapan karena jatuh.

Setelah Marquez terjatuh, Morbidelli pun memimpin jalannya lomba, meski kemudian ia disalip Takaaki Nakagami dan Mattia Passini, serta harus puas finis di urutan ketiga.

Morbidelli mengaku mengalami masalah pada grip ban belakang, yang membuatnya kesulitan untuk bersaing. Setelah disalip Nakagami, ia memutuskan untuk mengamankan podium ketimbang mengejar kemenangan.

“Saya sangat ingin memenangkan balapan ini. Tapi sayangnya, saya memiliki beberapa masalah, termasuk penurunan grid ban belakang setelah saya memimpin balapan saat Marquez terjatuh,” kata Morbidelli seperti dilansir Motorsport, pada Kamis, 31 Agustus 2017.

“Menyenangkan bertarung dengan Alex (Marquez) dari saat start. Tapi saat Nakagami menyalip saya, saya memilih untuk bertahan dengan podium, dan (meraih) beberapa poin.

“Di Moto2, apapun bisa terjadi. Jadi saya harus tetap menyerang di balapan selanjutnya. Tapi hasil baik hari ini adalah untuk menambah keunggulan saya dari Tom Luthi di klasemen,” tambahnya.

Sementara itu, bos tim Marc VDS Michael Bartholemy mengatakan masalah yang dialami Morbidelli membuatnya gagal mengulangi raihan finis 1-2 seperti di Austria lalu.

Tapi menurutnya hasil ini tetap baik, mengingat Morbidelli mampu melebarkan jarak di klasemen pembalap.

“Sesaat setelah (Marquez jatuh dan) Franco (Morbidelli) memimpin, ia memiliki masalah poin, dan itu mengorbankan peluangnya bertarung untuk kemenangan pada putaran terakhir.

“Saya harap kami dapat menemukan solusi sebelum balapan selanjutnya untuk menjaga keunggulan kami di kejuaraan.

“Tapi kami harus senang dengan posisi tiga, karena Franco (Morbidelli) menambah keunggulannya di klasemen sebelum menuju balapan kandangnya, di Misano,” ungkap Bartholemy.

Dengan hasil ini tentu melebarkan jarak Morbidelli dengan Luthi yang finis tepat di belakangnya menjadi 29 poin dengan enam seri balapan tersisa di musim 2017. (nuch/mot)

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR