Teuku-Taufiqulhadi
Teuku Taufiqulhadi. (foto: jawapos)

JAKARTA, harianpijar.com – Pansus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengundang Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) dalam rapat dengar pendapat yang dijadwalkan digelar pada Kamis, 31 Agustus 2017, pukul 13.00 WIB.

Adapun perwakilan Peradi yang diundang antara lain Fauzie Yusuf Hasibuan, Luhut Pangaribuan, dan Juniver Girsang.

Menurut Wakil Ketua Pansus Hak Angket KPK Teuku Taufiqulhadi beberapa hal akan didalami Pansus berkaitan dengan profesi mereka sebagai pengacara atau advokat.

“Mereka ingin memberikan perspektif tentang bagaimana menjadi pengacara dalam sidang-sidang tipikor,” ujar Taufiqulhadi, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 31 Agustus 2017.

Poin tersebut juga termasuk bagian dari konfirmasi temuan-temuan Pansus. Taufiqulhadi mengatakan, Pansus melakukan kerja secara konstan dengan mengumpulkan fakta-fakta awal untuk selanjutnya dikonfirmasi.

“Ketika kami merasa semua fakta telah terkonfirmasikan kami akan melaporkan kepada paripurna bahwa tugas kami sudah selesai. Sekarang belum selesai,” kata Politisi NasDem itu.

Sebelumnya, Pansus telah menyampaikan 11 temuan awal. Beberapa di antaranya bahkan mulai dikonfirmasi oleh Pansus.

Contohnya seperti soal barang sitaan dan rampasan terkait perkara di KPK yang sering tak teradministrasikan di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan).

Hal itu sudah dikonfirmasi kembali oleh Pansus dengan mengundang Pelaksana Tugas Direktorat Jenderal Pemasarakatan Ma’mun serta jajarannya, termasuk lima Kepala Rupbasan wilayah DKI Jakarta dan Tangerang.

Sedangkan temuan lainnya mengenai adanya friksi antar penyidik KPK serta beberapa persoalan lain di internal KPK. Untuk itu, Pansus juga sudah mengundang Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK, Brigjen Aris Budiman.

Meskipun, kehadiran Brigjen Aris Budiman akhirnya dipersoalkan karena Pimpinan KPK sempat memintanya untuk tak datang dalam forum tersebut. (nuch/kom)

loading...