Presiden-Joko-Widodo-Jokowi-1
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (foto: google images)

BATAM, harianpijar.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Singapura, Lee Hsien Long di Singapura pada 7 September mendatang.

Lain itu, pertemuan bertajuk “Singapore-Indonesia Leaders’ Retreat” akan membahas evaluasi kerjasama ekonomi antara Singapura dengan Batam Bintan Karimun (BBK).

“Pertemuan ini diadakan tiap tahun sekali. Tahun lalu di Kendal, maka tahun ini di Singapura. Intinya adalah membahas kerjasama ekonomi yang meliputi enam pokok kerja,” kata Robert Purba Sianipar Deputi IV BP Batam, Jumat 25 Agustus 2017.

Lebih lanjut, ditegaskan Robert Purba Sianipar, adapun enam pokok kerja tersebut adalah kerjasama ekonomi Singapura dengan BBK, investasi, pertanian, pariwisata, ketenagakerjaan dan perhubungan.

“Ada juga pembahasan mengenai perbankan. Intinya adalah bagaimana mengevaluasi pola kerjasama selama ini,” tegas Robert Purba Sianipar.

Menurut Robert Purba Sianipar, salah satu pokok pembicaraan utama mengenai bidang investasi nantinya adanya ketertarikan Singapura untuk mengembangkan bisnis Informasi Teknologi (IT) di Batam.

“Akan ada peningkatan investasi terutama di bidang pengembangan IT. Salah satu contohnya kan sudah ada di Batam dan akan dikembangkan, yakni di Nongsa Digital Park,” kata Robert Purba Sianipar.

Sementara, menurut Counselor Economy dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, Aria Wibisono mengatakan persoalan Batam terutama revitalisasi Free Trade Zone (FTZ) BBK akan menjadi menu utama dalam pembahasan mengenai kerjasama ekonomi antara Singapura dengan BBK.

loading...