Tari-gending-Sriwijaya
Tari gending Sriwijaya menjadi salah satu pembuka Festival Sriwijaya 2017. (foto: Kompas/Berry Subhan Putra)

PALEMBANG, harianpijar.com – Sriwijaya Orchestra menjadi pembuka acara Festival Sriwijaya. Acara tahunan ini kembali digelar di pelataran Benteng Kuto Besak, Palembang, Sumatera Selatan, pada Selasa, 22 Agustus 2017 malam.

“Ada tujuh lagu yang kami mainkan. Pertama Ombay Akas, Kebile-bile, Indonesia Pusaka, Indonesia Jaya, Pesta, dan Sinar Medley,” kata Direktur Sriwijaya Orchestra, Teffy Mayne.

Sriwijaya Orchestra sendiri, jelas Teffy Mayne, merupakan perkumpulan bintang-bintang muda Palembang di bidang musik. Tak hanya vokal, di Sriwijaya Orchestra juga ada keyboard, gitar, bass, biola, dan lainnya.

“Kami menyebutnya Palembang All Star,” ujar Teffy Mayne.

Sriwijaya Orchestra melakukan persiapan sekitar 3 bulan untuk tampil di acara ini. Mulai dari koreografi, kostum, hingga performa di atas panggung telah mereka persiapkan.

“Kami tampil untuk kedua kali. Sebelumnya perkenalan bahwa ada Sriwijaya Orchestra,” ungkap Teffy Mayne.

Sementara itu, selain Sriwijaya Orchestra, ada yang unik dalam pembukaan acara ini tadi malam. Pengunjung yang hadir di Festival Sriwijaya disambut dengan pantun dari Wali Kota Palembang, Harnojoyo.

Bukan hanya 1 atau 2 pantun, tapi 12 syair pantun yang Harnojoyo berikan. Mulai dari pantun adat, agama, budi, kepahlawanan, kiasan, hingga nasihat.

Menurut Harnojoyo pantun merupakan bahasa sastra nusantara yang diwariskan oleh nenek moyang. Karena itu, pantun erat sekali hubungannya dengan Festival Sriwijaya.

Festival Sriwijaya merupakan ajang memperkenalkan budaya dan pariwisata Sumatera Selatan. “Promosi jadi bagian penting. Karena pada akhirnya bisa mengembangkan pariwisata dan kebudayaan Sriwijaya,” kata Harnojoyo.

Setelah pantun dari sang Wali Kota, acara Festival Sriwijaya dilanjutkan dengan pertunjukan kuntau silat dan tari cinta kasih alam. Ditambah pagelaran fesyen kolosal dan tari tradisi, hingga pemukulan gong tanda dibukanya Festival Sriwijaya 2017. (nuch/kom)

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR