PN-Jaksel
Ilustrasi Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. (foto: google images)

JAKARTA, harianpijar.com – Pasca operasi tangkap tangang (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap panitera pengganti berinisial T, pada Senin, 21 Agustus 2017 kemarin, pejabat di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan melakukan rapat internal.

Rapat digelar pukul 09.00 WIB di ruang sidang utama PN Jaksel, Jl Ampera, Selasa, 22 Agustus 2017. Selain itu, rapat tersebut dipimpin Ketua PN Jaksel Aroziduhu Waruwu.

“Semuanya ikut, yang mimpin Ketua PN Jaksel (Aroziduhu Waruwu),” ujar petugas pengamanan di PN Jaksel.

Terkait hal itu, sejumlah sidang di PN Jaksel belum dimulai. Para pengunjung juga masih berada di luar ruang sidang.

Sementara itu, mobil Honda HR-V milik T yang disegel KPK masih terparkir di halaman PN Jaksel. Berdasarkan pantauan, pintu masuk ruangan panitera pengganti terlihat sepi. Para tahanan di ruang tunggu tahanan juga belum didatangkan.

Sebelumnya, Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Made Sustrisna juga membenarkan adanya kegiatan operasi tangkap tangan yang dilakukan di lingkungan PN Jakarta Selatan.

Tak hanya itu, Made Sustrisna menyatakan operasi tangkap tangan tersebut dilakukan terhadap seorang panitera pengganti di PN Jakarta Selatan yang berinisial T. Namun, dirinya belum bisa menjelaskan terkait kasus apa OTT itu terjadi. (nuch/det)

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR