Novel-Baswedan
Novel Baswedan. (foto: Jawa Pos)

JAKARTA, harianpijar.com – Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan akan mengungkap nama jenderal yang menurutnya terlibat dalam penyerangan air keras.

Menurut anggota Tim Advokasi Novel Baswedan, Alghiffari Aqsa, nama jenderal itu tidak diungkapkan Novel Baswedan saat diperiksa oleh tim penyidik Polri di Singapura kemarin.

Menurut Alghiffari Aqsa mengatakan, Novel Baswedan baru akan mengungkap nama jenderal polisi yang diduga terlibat bila dibentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF).

“Novel menyampaikan dia hanya akan membuka nama jenderal tersebut jika dibentuk Tim Gabungan Pencari Fakta,” kata Alghiffari Aqsa, Selasa, 15 Agustus 2017.

Lebih lanjut, ditegaskan Alghiffari Aqsa, untuk saat ini tidak ada rencana penyidik Polri meminta keterangan tambahan dari Novel Baswedan. Menurutnya, keterangan yang diberikan Novel Baswedan dalam pemeriksaan kemarin sudah cukup untuk menjadi bahan tambahan kepolisian.

“Kami juga merasa keterangan Novel sudah cukup karena ada banyak saksi tidak didalami dengan serius oleh polisi,” tegas Alghiffari Aqsa.

Selanjutnya, Alghiffari Aqsa juga menilai bila saksi-saksi tersebut benar-benar didalami penyidik kepolisian maka keterangan dari Novel Baswedan sudah cukup. Namun, sejauh ini polisi masih kesulitan mengungkap pelaku dan dalang penyiraman air keras ke Novel Baswedan.

Sementara, Polisi baru pertama kali memeriksa Novel Baswedan selaku korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal. Lain itu, Novel Baswedan diperiksa di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura dan dicecar 20 pertanyaan.

Sedangkan, Novel Baswedan masih berkukuh agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) membentuk TGPF, guna mengungkap pelaku dan dalang penyiraman air keras terhadap dirinya.

loading...