fahri-hamzah
Fahri Hamzah. (foto: Tirto)

JAKARTA, harianpijar.com – Laporan penyimpangan keuangan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hasil audit BPK, saat ini tinggal meminta verifikasi dari auditi (pihak yang diaudit).

Menurut Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, langkah selanjutnya para pemimpin KPK akan segera dipanggil ke Pansus Hak Angket KPK untuk menjawab hasil audit yang dilakukan BPK tersebut.

“Ini penting karena kebenaran materilnya harus ditemukan. Nanti akan diverifikasi dulu kepada KPK sebelum dibuat kesimpulan. Nanti ditanyakan kepada para pejabat, penyidik, dan staf KPK yang disebut namanya,” kata Fahri Hamzah usai melakukan pertemuan di Posko Pengaduan Pansus Angket KPK, Jumat 11 Agustus 2017 baru lalu.

Lebih lanjut, dijelaskan Fahri Hamzah, laporan penyimpangan keuangan KPK sudah ada. Jika KPK tidak bisa memberikan menjawab laporan audit ini, barulah laporan BPK ini menjadi temuan.

“Jadi, BPK tidak serta merta membuat temuan, kecuali setelah diminta klarifikasi, karena itu adalah hak auditi dalam sistem audit kita. Kalau ada temuan, itu ditanya dulu ke auditi. Kalau ada yang mau diperbaiki, ya diperbaiki dulu,” jelas Fahri Hamzah.

Selain itu, juga dikatakan Fahri Hamzah, jika sudah menjadi temuan, maka bisa segera ditindaklanjuti ke penegak hukum. Pansus sendiri melihat ada yang perlu dilacak lebih jauh dari hasil audit BPK tersebut. “Ini tentu membutuhkan audit lanjutan,” tandas Fahri Hamzah.

SUMBERTribunnews
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR