ilustrasi-sosial-media
Ilustrasi. (foto: google images)

JAKARTA, harianpijar.com – Seorang pria berinisial TS (25), yang berprofesi sebagai guru SMP swasta terkenal di Jakarta Utara, ditangkap polisi. TS ditangkap karena mengirim chat berkonten pornografi kepada siswi-siswinya, ia juga dijerat dengan pasal berlapis.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan TS dijerat dengan pasal berlapis. Ia dijerat dengan UU ITE hingga UU Perlindungan Anak.

“Tindak pidana kejahatan terhadap kesusilaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 282 KUHP dan pasal 29 jo pasal 6 jo pasal 4 ayat (1) huruf F UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi, dan pasal 45 jo pasal 27 ayat (1) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik, dan pasal 76E UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak,” ujar AKBP Hendy F Kurniawan saat dikonfirmasi, Minggu, 13 Agustus 2017.

lebih lanjut, dijelaskan AKBP Hendy F Kurniawan, awalnya hanya ada orang tua dari seorang siswi yang melapor ke Polda Metro Jaya. Namun, pada Sabtu, 12 Agustus 2017 kemarin malam, polisi mendapati setidaknya ada 4 siswi yang dikirimi chat porno.

“Semalam sudah diperiksa 4 siswa dengan orang tuanya, mereka mengaku dikirimi berbagi gambar porno,” kata AKBP Hendy F Kurniawan.

Meskipun begitu, sejauh ini polisi belum menemukan indikasi adanya tindak asusila terhadap 4 siswi yang dikirimi chat porno. Namun pihak kepolisian masih melakukan pendalaman.

“Hingga tadi malam, dari keempat siswi yang kita periksa masih sebatas dikirim chat porno. Apabila dalam perkembangan penyidikan ada korban yang mendapat perilaku menyimpang, maka kita berikan trauma healing,” tandas AKBP Hendy F Kurniawan.

SUMBERdetik
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR