Joko-Widodo
Presiden Joko Widodo. (foto: Japan Times)

JAKARTA, harianpijar.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kepada anak-anak muda dan para remaja Indonesia agar mewaspadai arus teknologi yang datang begitu cepat.

Menurut Presiden Jokowi, era digitalisasi meski ada hal positifnya, tetapi banyak juga efek negatifnya yang diyakini bisa mengancam budaya Bangsa Indonesia karena budaya barat bisa dengan begitu cepat menyebar.

“Pergeseran perubahan inilah yang harus kita sadari semuanya, harus waspadai jangan sampai anak-anak kita terintervensi karakter-karakter yang tidak baik, terintervensi oleh peradaban barat yang bisa mengubah karakter budaya yang sudah berjalan dengan baik dan ini dikagumi oleh negara lain,” kata Presiden Jokowi di Pondok Pesantren Minhajurrosyidiin, Lubang Buaya, Jakarta, Selasa 8 Agustus 2017.

Lebih lanjut, ditegaskan Presiden Jokowi, dirinya mengingatkan kepada generasi muda agar bijak memanfaatkan media sosial. Lain itu, diimbau agar berhati-hati mengetik status di media sosial yang dapat memicu kebencian orang lain.

“Terutama remaja kita hati-hati buat status. Apakah menyinggung orang lain, apakah sebabkan sakit hati orang lain. Apalagi niatnya langsung mencela, mencemooh. Itu jangan,” tegas Presiden Jokowi.

Selain itu, Presiden Jokowi, juga mengingatkan kembali meski Indonesia memiliki keragaman budaya, agama dan ras, namun tetap satu saudara, sehingga perlunya menjaga keharmonisan antar sesama warga negara Indonesia.

“Saya ingatkan kita ini saudara sebangsa dan setanah air. Jadi, jangan lakukan itu,” tandas Presiden Jokowi.

loading...