Terkait Pernyataan Laiskodat, Sekjen PDIP: Politisi Harusnya Mengedepankan Budaya Timur

hasto-kristiyanto
Hasto Kristiyanto, setiap pernyataan yang dilontarkan para politisi harus bisa dipertanggungjawabkan.

JAKARTA, harianpijar.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menanggapi pernyataan Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) Victor Laiskodat yang menuduh PKS, PAN, Demokrat, dan Gerindra sebagai partai pendukung khilafah dan intoleran.

Menurut Hasto Kristiyanto seorang politisi harus memikirkan dampak dari apa yang dilontarkan sebelum memberikan pernyataan.

“Dalam situasi sekarang ini, disiplin berbicara harus diawali dengan disiplin berpikir agar apa yang disampaikan kepada masyarakat sebagai sesuatu yang membangun peradaban,” kata Hasto Kristiyanto di kediaman mantan Wakil Presiden Hamzah Haz di Jakarta, Sabtu 5 Agustus 2017 kemarin

Baca juga:   Bela Puan, Politikus PDIP: Beliau Aset dan Kebanggaan Orang Minang

Lebih lanjut, ditegaskan Hasto Kristiyanto, tidak hanya itu, pernyataan yang dilontarkan seorang politisi seharusnya mengedepankan budaya ketimuran.

“Sesuatu yang didasarkan pada hakikat kita sebagai sebuah bangsa yang harus mengedepankan budaya timur kita untuk membawa sebuah arah agar bisa mewujudkan cita-citanya. Seharusnya dilakukan oleh seluruh politisi,” tegas Hasto Kristiyanto.

Selanjutnya, juga dikatakan Hasto Kristiyanto, setiap pernyataan yang dilontarkan para politisi harus bisa dipertanggungjawabkan.

Baca juga:   Saat Ahok Cerita Ada Pihak yang Tak Ingin Dirinya Dampingi Jokowi di Pilgub DKI 2012

“Apapun yang dikatakan oleh politisi mempunyai konsekuensi-konsekuensi politik dan setiap pihak harus bertanggungjawab atas apa yang diucapkan,” kata Hasto Kristiyanto.

Seperti diberitakan, pernyataan Victor Laiskodat muncul ketika Partai Gerindra dan tiga partai lainnya menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang organisasi kemasyarakatan (Ormas). Lain itu, dengan dikeluarkannya Perppu tersebut, organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) resmi dibubarkan oleh Pemerintah.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar