dahnil-azhar-simanjuntak
Dahnil Anzar Simanjuntak, bukan tanpa alasan jika Novel Baswedan tidak ingin di-BAP oleh pihak kepolisian.

JAKARTA, harianpijar.com – Ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak menilai pihak kepolisian hanya memperlambat proses penuntasan kasus penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Lain itu, kepolisian berkata tidak bisa membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Menurut Dahnil Anzar Simanjuntak, tanpa BAP penanganan kasus ini tetap bisa berjalan.

“Tanpa BAP pun pihak kepolisian sudah berdiskusi di sisi lain data-data intelijen polisi cukup menjadi data untuk mengejar pelaku,” kata Dahnil Anzar Simanjuntak dalam sebuah diskusi dengan tema cerita Novel, KPK, dan Pansus hak angket, di Jakarta, Sabtu 5 Agustus 2017.

Lebih lanjut, ditegaskan Dahnil Anzar Simanjuntak, bukan tanpa alasan jika Novel Baswedan tidak ingin di-BAP oleh pihak kepolisian. Salah satunya saat mencuat adanya dugaan keterlibatan jenderal dalam kasus tersebut. Dia menilai mencuatnya dugaan jenderal pada kasus mantan Kasatgas kasus korupsi simulator SIM itu tidak lain atas kegelisahan Novel Baswedan terhadap penanganan kasusnya.

“Yang mau ditanya itu apa ke Novel Baswedan? nanya jenderal-jenderal itu? ini jadi enggak fokus,” tegas Dahnil Anzar Simanjuntak.

“Muncul jenderal dari lamanya kasus ini pasti secara emosional anda akan bereaksi padahal anda punya instinct dan kapasitas polisi,” lanjut Dahnil Anzar Simanjuntak.

Sebelumnya diketahui, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, hingga saat ini kepolisian belum lagi memberangkatkan penyidik untuk meminta keterangan Novel Baswedan di Singapura. Dalam kunjungan sebelumnya ke Singapura, Novel Baswedan menolak diambil keterangannya untuk proses BAP.

“Intinya kan pernah dari penyidik Polda ke sana pada awal Mei artinya ingin menggali lebih jauh. Kan kita berbicara soal metode deduktif ya. Masalah motif apakah itu dendam pribadi atau pekerjaan,” kata Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jumat 4 Agustus 2017.

loading...