Sekretaris-Kabinet-Pramono-Anung
Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (foto: setkab.go.id)

JAKARTA, harianpijar.com – Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan siapapun yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Hal tersebut disampaikan Pramono Anung dalam menanggapi tertangkapnya pejabat di Kejaksaan Negeri (Kejari) Pemekasan, Jawa Timur oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Siapapun yang berhubungan dengan OTT, maka dia harus bertanggungjawab,” kata Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu 2 Agustus 2017.

Baca juga:   Terkait Kasus Penyiraman Air Keras, Novel Jalani Pemeriksaan di Singapura

Lebih lanjut, ditegaskan Pramono Anung, dirinya menilai adanya tangkap tangan ini menunjukan korupsi itu masih ada, khususnya di instansi pemerintahan. Dirinya juga meminta korupsi ini bisa diperangi secara bersama-sama.

“Maka dengan demikian, kalau ada OTT, ya karena proses itu terjadi, tentunya kita memberikan apresiasi, silahkan proses itu berjalan dan jangan ada siapapun yang melakukan intervensi terhadap hal tersebut,” tandas Pramono Anung yang juga merupakan politikus PDI Perjuangan itu.

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of