Hari Ini, Presiden Jokowi Panggil Kapolri Terkait Kasus Novel Baswedan

jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi).

JAKARTA, harianpijar.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meminta keterangan Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait perkembangan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Lain itu, kasus tersebut masih belum terungkap meski sudah lebih dari tiga bulan terjadi.

“Kemarin saya sudah menyampaikan ke Kapolri, besok (hari ini-red) mau menghadap,” kata Presiden Jokowi di Setu Babakan, Jakarta, Minggu 30 Juli 2017 kemarin.

Lebih lanjut, dijelaskan Presiden Jokowi, dirinya belum bisa mengambil sikap terkait kasus Novel Baswedan yang seolah masih jalan di tempat. Karena itu, dirinya perlu membicarakan itu kepada Kapolri.

Baca juga:   Berwajah Mirip Kapolri, AKP Sugito Mendapat Julukan 'Tito Junior'

Sebelumnya, Presiden Jokowi juga mengaku belum bisa menyikapi desakan pembentukan Tim Pencari Fakta (TPF). “Saya minta masukan dulu ke Kapolri,” jelas Presiden Jokowi, Jumat 28 Juli 2017 baru lalu.

Sedangkan, permintaan pembentukan TPF muncul dari Novel Baswedan. Bahkan, Novel Baswedan pesimistis polisi berani mengungkap kasusnya. Pasalnya, dirinya mengklaim adanya keterlibatan jenderal polisi dalam kasus itu.

Hal tersebut disampaikan Novel Baswedan saat wawancara khusus dengan Najwa Shihab di program Mata Najwa, Rabu 26 Juli 2017.

“Ini ada keterlibatan oknum Polri. Mestinya dilakukan dengan serius. Walaupun setelah tiga bulan lebih saya melihat rasanya Polri tidak berani mengungkap perkara ini,” kata Novel Baswedan

Baca juga:   Kapolda: Saat Dilakukan Penangkapan Miryam S Haryani Bersama Sang Adik

Menurut Novel Baswedan, dirinya tidak mengetahui alasan kepolisian tidak berani mengungkap kasus hingga tuntas. Selama ini, dirinya hanya menerka dan menduga-duga alasannya.

Sedangkan, Novel Baswedan disiram cairan air keras di dekat Masjid Jami Al Ihsan, dekat rumahnya. Saat itu, Novel Baswedan baru saja selesai salat subuh berjemaah sekitar pukul 05.10 WIB. Akibat penyerangan itu, penglihatan Novel Baswedan terganggu dan harus menjalani perawatan di Singapura.

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar