Amien Rais Minta Asman Abnur Keluar dari Kabinet Kerja Jokowi-JK

amien-rais-2
Amien Rais, PAN harus menentukan sikap politik untuk tidak berkoalisi dengan pemerintah yang berkuasa saat ini.

JAKARTA, harianpijar.com – Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menginginkan partainya bersikap tegas dengan pemerintahan Jokowi-JK. Lain itu, salah satunya dengan menarik kader PAN yang kini berada di lingkaran kabinet kerja.

Hal tersebut disampaikan Amien Rais usai menghadiri halal bihalal di Pondok Pesantren Al-Ishlah, Bondowoso, kemarin. Sementara, dalam acara tersebut hadir juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Lebih lanjut, ditegaskan Amien Rais, dirinya menginginkan Asman Abnur mundur dari jabatannya sebagai Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB).

“Saya usul supaya Asman Abnur segera keluar dari kabinet. Titik,” tegas Amien Rais.

Menurut Amien Rais, PAN harus menentukan sikap politik untuk tidak berkoalisi dengan pemerintah yang berkuasa saat ini. Pernyataan ini menanggapi sikap partai pendukung pemerintah yang menginginkan PAN dikeluarkan dari koalisi lantaran kerap berseberangan dengan keinginan pemerintah.

Baca juga:   Namanya Terseret Kasus Korupsi, Soetrisno Bachir Pastikan Tak Akan Mengambil Langkah Hukum

“Koalisi dengan rakyat,” kata Amien Rais singkat.

Sementara, nasib PAN dalam koalisi pendukung pemerintah Jokowi-JK di ujung tanduk. Lain itu, partai koalisi mengecam keras langkah politik PAN meninggalkan ruang sidang paripurna saat hendak dilakukan voting revisi Undang-Undang Pemilu, Jumat 21 Juli 2017 dini hari.

Selanjutnya, langkah politik PAN justru sejalan dengan fraksi partai oposisi seperti Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Demokrat yang juga walk out dari ruang sidang. Tidak heran jika beragam sindiran dan kecaman datang silih berganti dari partai koalisi pendukung pemerintah.

Bahkan, sindiran keras datang dari partai penguasa, PDI Perjuangan. Partai besutan Megawati Soekarnoputri ini menganggap PAN sudah tidak lagi ada dalam lingkaran koalisi pendukung pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla. Bahkan, sebagai partai utama pendukung pemerintah, PDI Perjuangan tidak perlu lagi meminta PAN angkat kaki dari koalisi pendukung pemerintah.

Baca juga:   Sekjen NasDem Dukung Saran JK ke Jokowi Soal Jatah Menteri Sesuai Kursi DPR

“Dengan sikap PAN yang tidak sejalan dengan usulan pemerintah sebenarnya secara materil PAN sudah tidak ada dalam kerjasama partai-partai pendukung pemerintah,” kata Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pariera saat dikonfirmasi, Jumat 21 Juli 2017 pekan lalu.

Sedangkan, Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid juga tak mau kalah mengkritik PAN, menurutnya PAN tidak konsisten berjuang bersama dengan koalisi pendukung pemerintah.

“Menurut saya itu sikap tidak bisa kita campuri tapi itu inkonsistensi daripada sebuah perjuangan. Tapi kita tidak bisa mengatakan itu tidak konsisten karena itu hak masing-masing partai,” kata Nurdin Halid di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat.

SUMBERMerdeka

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini