PAN Walk Out Saat Rapat UU Pemilu, Mendagri: Jangan Tanya Saya

mendagri-pan-membangkang
Tjahjo Kumolo, tentunya langkah walk out ini diikuti oleh pimpinan DPR dari fraksi yang bersangkutan.

JAKARTA, harianpijar.com – Partai Amanat Nasional (PAN) menjadi satu-satunya partai politik (parpol) pendukung pemerintah yang walk out dalam pengesahan RUU Pemilu menjadi UU. Lain itu, apa Tanggapan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.

“Tanya PAN sendiri jangan tanya saya. Saya nggak mau komentar karena tugas kami bersama DPR menyelesaikan UU ini menjadi acuan seluruh parpol baik yang ikut sampai selesai atau walk out, tapi itu bagian paripurna DPR sudah disahkan,” kata Tjahjo Kumolo di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat 21 Juli 2017.

Baca juga:   Mendagri Minta Revisi Perppu Ormas Jangan di Luar Pancasila

Menurut Tjahjo Kumolo, dirinya berpandangan keputusan paripurna untuk mengesahkan UU Pemilu sudah mewakili setiap fraksi di DPR. Meskipun, ada fraksi yang walk out. Seperti diketahui, 4 fraksi yang tidak mau melanjutkan pembahasan RUU Pemilu adalah PKS, Demokrat, PAN, dan Gerindra.

“Saya melihat yang diputuskan DPR mewakili seluruh fraksi di DPR. Walaupun ada yang walk out, tapi secara konstitusional memutuskan bahwa sudah dibahas bersama pemerintah,” tegas Tjahjo Kumolo.

Selain itu, Tjahjo Kumolo menjelaskan, tentunya langkah walk out ini diikuti oleh pimpinan DPR dari fraksi yang bersangkutan. Pimpinan DPR yang walk out adalah Agus Hermanto (Demokrat), Taufik Kurniawan (PAN), dan Fadli Zon (Gerindra).

Baca juga:   Politikus PDIP: Ketua Pansus Miliki Pemikiran Kontraproduktif, Pengaruhi Pembahasan RUU Terorisme di DPR

Sementara, rapat langsung diambil alih Setya Novanto (Golkar) dan Fahri Hamzah (pimpinan DPR yang berasal dari F-PKS, meski tak diakui oleh F-PKS). Namun, dirinya menilai rapat tetap sah meski dipimpin oleh 2 orang saja.

“Justru sah, sesuai yang ada,” tandas Tjahjo Kumolo yang merupakan mantan Sekjen PDI Perjuangan itu.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar