GP Ansor: Ancaman Itu Dari Kelompok Yang Mengatasnamakan Islam dan Menghapus NKRI

Yaqut-Cholil-Qoumas
Yaqut Cholil Qoumas.

JAKARTA, harianpijar.com – Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) mendukung penerbitan Perppu Ormas karena menilai banyak kelompok yang berusaha mengancam eksistensi negara. Lain itu, kelompok ini dianggap kerap mengatasnamakan Islam dan bertentangan dengan Pancasila.

“Ansor lebih melihat apa ancaman terdekat sekarang ini. Ancaman itu ya kelompok-kelompok yang mengatasnamakan Islam dan menghapus NKRI,” kata Ketua GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, kemarin 18 Juli 2017.

Menurut Yaqut Cholil Qoumas, kelompok yang dimaksud mengatasnamakan Islam itu sering melakukan aksi kekerasan hingga teror. Sejumlah serangan teror di antaranya terjadi di Jakarta dan Bandung. Karena itu, dirinya khawatir rentetan peristiwa tersebut jika dibiarkan akan semakin meluas.

Baca juga:   Sah Jadi UU, Ini Isi Lengkap Perppu Ormas No 2 Tahun 2017

“Ancaman kelompok Islam garis keras dan Islam radikal ini sudah serius. Saya kira, mereka serius untuk meruntuhkan negara ini dengan mengganti negara yang mereka yakini, negara Islam,” tegas Yaqut Cholil Qoumas.

Lebih lanjut, dijelaskan Yaqut Cholil Qoumas, GP Ansor juga merekomendasikan pemerintah untuk membubarkan ormas yang selalu melakukan kekerasan dan intimidasi dalam setiap gerakannya. Karena, menurutnya tindakan mereka tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

“Pancasila tidak mengajarkan teriak-teriak ‘Allahu Akbar’ sambil merusak warung, ‘Allahu Akbar’ sambil memukuli orang,” jelas Yaqut Cholil Qoumas.

Baca juga:   Desak Penerbitan Perppu, Peneliti ICW: Presiden Harus Hadir untuk Selamatkan KPK

Sementara, dikatakan Yaqut Cholil Qoumas, dirinya yakin penerbitan Perppu Ormas bukan untuk penyalahgunaan wewenang pemerintah untuk kepentingan tertentu. Namun, pemerintah mewakili keinginan masyarakat dalam mengeluarkan setiap aturan dan kebijakan.

Selain itu, GP Ansor telah menggelar pertemuan tertutup dengan Menko Polhukam Wiranto untuk membahas isi Perppu Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Ormas. Dalam pertemuannya, Yaqut Cholil Qoumas dan pihaknya membahas sejumlah poin penting Perppu, khususnya pembubaran ormas yang Anti-NKRI.

“Yang anti NKRI harus dihabisi,” tandas Yaqut Cholil Qoumas.

SUMBERCNN Indonesia

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini