Wiranto Sebut Ormas yang Menyimpang Sudah Terlalu Lama Dibiarkan

wiranto
Wiranto.

JAKARTA, harianpijar.com – Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak akan membiarkan ideologi bangsa diputarbalikkan. Hal ini yang menjadi salah satu alasan pemerintah menerbitkan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang ormas.

Menurut Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, karena selama ini sudah banyak ormas menyimpang namun mengalami pembiaran.

“Ini kan sudah lama kan, organisasi ini begitu banyak itu, yang menyimpang sudah lama, tapi kan dibiarkan dulu, ini kan dibiarkan bisa, tapi kembali lagi,” kata Wiranto di kantornya, Jakarta, 17 Juli 2017.

Baca juga:   Tolak Perppu Ormas dan Bela HTI, GNPF MUI Akan Gelar Aksi 287

Lebih lanjut, ditegaskan Wiranto, sudah ada batas-batas yang dilanggar oleh ormas yang menyimpang. Bahkan, indikasi penyimpangan yang kuat tercium seperti ide negara khilafah milik Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Ini ibarat air, riak dari arus deras yang hendak menyusul, sudah bisa dilihat.

Karena itu, dikatakan Wiranto, cepat atau lambat pasti akan menyebarkan pengaruh pada masyarakat. Hal ini menurutnya sangat berisiko untuk dibiarkan berkembang, dan sekali lagi bukan berdasarkan motif lain kecuali keutuhan ideologi Pancasila.

Baca juga:   Sebut Gugatan Kivlan Zen Soal Pam Swakarsa Tidak Benar, Wiranto: Nanti Ada Bantahan Resmi

“Kembali lagi saya katakan, kalau ada risiko, kalau untuk tujuan politik, enggak usah bikin macam-macam, tapi kita, sudah melakukan suatu langkah-langkah yang tidak ada tendensi politik, tidak ada tendensi keuntungan pemerintah sendiri, ini betul-betul berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara,” tandas Wiranto yang juga mantan Panglima TNI itu.

SUMBERMetrotvnews

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini