Megawati Heran Ada Sekelompok Orang Yang Tuding PDIP PKI

megawati
Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri. (Foto:Google).

JAKARTA, harianpijar.com – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang juga mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri, merasa heran karena ada sekelompok orang yang menuding PDIP adalah PKI. Lain itu, dirinya juga heran dengan pihak yang menuding Presiden Joko Widodo adalah PKI.

“PDIP hari-hari ini pun kena imbas selalu dikatakan PKI, jadi bingung. Namanya saja Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,” kata Megawati Soekarnoputri saat memberikan amanah dalam acara Halaqah Nasional Alim Ulama se-Indonesia yang diselenggarakan Majelis Dzikir Hubbul Wathon (MDHW) di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis 13 Juli 2017 kemarin.

Baca juga:   PDIP Soal Ganjar Tertinggi di Survei Pilpres 2024: Jangan Diganggu, Dia Fokus di Jateng

Menurut Megawati Soekarnoputri, padahal PDIP memiliki organisasi Baitul Muslimin. Di dalam organisasi tersebut banyak anak-anak dari Nahdlatul Ulama (NU). Bahkan, ayahnya Presiden Soekarno juga diberi gelar Waliyyul Amri ad-Dharuri bi al-Syaukah.

Karena itu, dikatakan Megawati Soekarnoputri, artinya pemimpin pemerintahan yang berkuasa dan wajib ditaati. Gelar tersebut diberikan kepada Presiden Soekarno karena kedekatan beliau dan NU.

“Ketika itu saya tanyakan pada Gus Dur, baik pada Pak Said. Apakah gelar itu sudah dicabut, dibilang itu gelar yang luar biasa. Opo sudah dicabut ya, jawabnya sampai saat ini gelar itu tetap milik beliau,” jelas Megawati Soekarnoputri mengenang ucapan itu.

Baca juga:   Sehari Sebelum Paripurna, PAN Janji Dukung Pemerintah

Selanjutnya, Megawati Soekarnoputri juga mengatakan, tidak hanya PDIP yang dituding PKI, bahkan Presiden Joko Widodo juga dituding PKI.

“Kalau saya ngomong sekarang sering dibully. Presiden kita dibilang keluarganya katanya dari PKI. Menurut saya ngomong yang benar sajalah, enggak mungkin bisa (PKI) seperti gitu,” tandas Megawati Soekarnoputri yang juga Ketua Umum PDIP itu.

SUMBERRepublika

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini