Kombes-Yusri-Yunus
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus. (foto: google images)

BANDUNG, harianpijar.com – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menegaskan kelompok terduga pelaku teror bom Buahbatu, Kota Bandung, telah beberapa kali mencoba mempraktikkan bom hasil rakitannya.

Menurut Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus, mereka sempat memasang bom panci di salah satu tempat makan, di wilayah Astana Anyar, pada Mei lalu. Namun bom yang berdaya ledak 1,5 kilogram itu gagal meledak.

Lebih lanjut, ditegaskan Kombes Yusri Yunus, mereka juga sempat membuat bom panci berdaya ledak 90 miligram di rumah kontrakan AW di Kampung Kubang Bereum, Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buahbatu dan percobaan berikutnya, mereka gagal lagi.

Baca juga:   Deteksi Kontra Terorisme, Polri: Diimbau Masyarakat Tak Lakukan Aksi 22 Mei Mendatang

“Karena tahu tidak berhasil, akhirnya bom yang sudah dirakit tersebut dibuang ke sungai depan kontrakan AW,” kata Kombes Yusri Yunus di lokasi penggeledahan rumah kontarakan AA, Kelurahan Margahayu Utara, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Rabu 12 Juli 2017 sore kemarin.

Selanjutnya, dikatakan Kombes Yusri Yunus, terakhir mereka merakit bom panci yang akhirnya meledak di kamar kontrakan milik AW pada Sabtu malam, 8 Juli 2017 lalu. “Kekuatannya hanya 50 mili, terbilang kecil,” kata Kombes Yusri Yunus.

Kemudian, ditegaskan Kombes Yusri Yunus, setelah melakukan percobaan beberapa kali, mereka berencana menebar teror pada 16 Juli mendatang. Sasarannya, sebuah kafe di wilayah Braga.

Baca juga:   Wiranto: Aksi Teror Terhadap Polisi Ibarat Satu Serangan Seekor Serigala

Sementara, menurut Kombes Yusri Yunus, kelompok ini terkuak setelah bom yang mereka rakit meledak di rumah kontrakan. Polisi telah menangkap AW, AA, dan Kdr atau Qdr. Mereka ditangkap di tiga lokasi berbeda.

“Ketiga orang ini merupakan jaringan sel-sel JAD Bandung yang belum terstruktur kaitannya,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat itu.

Namun, meski begitu, polisi terus menggali kemungkinan keterkaitan kelompok ini dengan kelompok JAD Bandung Raya yang meledakkan bom di Cicendo dan Kampung Melayu, Jakarta.

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of