Koalisi Relawan Jokowi-JK: Presiden Diminta Tidak Tunduk Kepada Pembuat Gaduh

Presiden-Joko-Widodo
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (foto: google images)

JAKARTA, harianpijar.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta tidak tunduk pada bisikan pihak-pihak pembuat gaduh. Lain itu, Presiden Jokowi sebaiknya mendengar suara arus bawah ketimbang pihak-pihak tersebut.

“Presiden harus mendengar suara arus bawah, tidak manut dan menurut pada lingkaran sekeliling Istana Kepresidenan yang membuat kegaduhan,” kata Koordinator Koalisi Relawan Bersuara JKW-JK Thamrin Barubu dalam diskusi di Jakarta, Senin 10 Juli 2017 kemarin.

Menurut Thamrin Barubu, dirinya tidak dapat menyebut secara gamblang pihak yang ingin membuat gaduh. Namun, mereka itulah yang sejatinya hendak merusak program Nawacita yang digalakkan Pemerintah Jokowi-Jusuf Kalla.

Baca juga:   Usai Hadiri KTT D-8 di Istanbul, Wapres JK Lakukan Pertemuan dengan Erdogan

Lebih lanjut, ditegaskan Thamrin Barubu, koalisi juga meminta Presiden Jokowi bertindak tegas pada kementerian yang ingin mengaborsi program pemerintahan. Sementara, dua Kementerian yang dianggap belum maksimal menjalankan program pemerintah yakni, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) dan Kementerian Ketenagakerjaan.

“Presiden harus segera mengevaluasi kementerian yang banyak persoalan khususnya kementerian yang melakukan indikasi korupsi serta gagal menjalankan amanat Nawacita, Kemendes dan Kementerian Ketenagakerjaan,” tegas Thamrin Barubu.

Baca juga:   Keinginan SBY Untuk Bertemu Jokowi Akan Segera Terwujud

Selanjut, dikatakan Thamrin Barubu, Presiden Jokowi diharap memperhatikan beberapa kebijakan, misalnya menolak pencabutan listrik dan pupuk bersubsidi. Lain itu, dirinya juga diminta untuk tidak memboroskan anggaran negara.

Selain itu, Thamrin Barubu juga mengatakan, terakhir koalisi meminta Presiden Jokowi untuk tidak memasang jarak dengan rakyat.

“Istana presiden harus menjadi istananya rakyat bukan istananya pengusaha atau orang yang memiliki kepentingan,” tandas Thamrin Barubu.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar