Sebut Wakapolri Bodoh, Pelapor Kaesang Terancam Dipenjara

Kombes-Argo-Yuwono
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. (foto: NET/Luther Hutagaol)

JAKARTA, harianpijar.com – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya akan mempertimbangkan untuk kembali menahan Muhammad Hidayat Situmorang, tersangka kasus ujaran kebencian melalui media sosial. Pasalnya, Muhammad Hidayat Situmorang dianggap kembali berulah dengan menyebut Wakapolri Komjen Syafruddin, bodoh.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, nantinya penyidik akan menentukan Muhammad Hidayat Situmorang bisa kembali ditahan atau tidak terkait tindakannya itu.

“Tentunya semua bagian dari penilaian penyidik ya tentunya, kami tunggu saja prosesnya apakah penyidik punya penilaian sendiri dan yang terpenting sekarang belum ada penilaian seperti itu,” kata Kombes Argo Yuwono, Minggu 9 Juli 2017.

Lebih lanjut, ditegaskan Kombes Argo Yuwono, saat ini polisi juga masih mempelajari postingan di medsos berisi pesan menjelek-jelekan institusi Polri yang diduga dilakukan Muhammad Hidayat Situmorang.

Baca juga:   Polda Metro Jaya Imbau Massa Aksi 299 Patuhi Aturan

“Nanti kami analisa penyidik seperti apa, melihat apa yang diunggah, unggahnya di mana sedang kami cari dan isinya apa,” tegas Kombes Argo Yuwono.

Sementara, menurut Kombes Argo Yuwono, jika isi postingan yang diduga diunggah Muhammad Hidayat Situmorang itu merupakan fitnah dan menyerang lembaga Polri, maka kemungkinan pihaknya akan memproses ke ranah hukum.

“Apakah nanti kita lihat ada ujaran kebencian yang disampaikan, apakah itu ada fitnah, menyerang seseorang atau institusi kami pelajari di situ,” kata Kombes Argo Yuwono.

Sedangkan, awalnya Muhammad Hidayat Situmorang, menyebut Wakalpolri Komjen Syafruddin bodoh karena dirinya tidak puas kasus penodaan agama dan ujaran kebencian yang dituduhkan kepada putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep telah dihentikan oleh polisi.

Menurut Komjen Syafruddin, dirinya menganggap laporan akun vlog Youtube yang diunggah Kaesang berjudul #BapakMintaProyek tidak memenuhi unsur pidana. Dirinya juga menyebut laporan yang dibuat Muhammad Hidayat Situmorang mengada-ngada.

Baca juga:   Polda Metro: Perekam Video Ancaman Jokowi Resmi sebagai Tersangka

Bahkan, Muhammad Hidayat Situmorang tidak hanya menyidir Komjen Syafruddin, dirinya juga berencana melaporan Komjen Syafruddin ke Dewan Kehormatan Perwira, Kompolnas dan DPR.

Seperti sebelumnya, kasus lama Muhammad Hidayat Situmorang kembali mengemuka setelah dirinya melaporkan Kaesang Pangarep putra bungsu Presiden Joko Widodo atas tuduhan penodaan agama dan ujaran kebencian melalui Youtube.

Namun, ternyata status Muhammad Hidayat Situmorang masih menjadi tersangka kasus ujaran kebencian melalui media sosial terhadap Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa pada 4 November 2016.

Sementara, polisi kemudian mengabulkan permohonan penangguhan penahanan Muhammad Hidayat Situmorang dengan alasan kesehatan.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar