Tak Penuhi Panggilan KPK, Agun Gunandjar Sudarsa Pilih Temui Koruptor di Lapas

agun-gunandjar-sudarsa-1
Agun Gunandjar Sudarsa, karena ini rapat diputuskan secara internal pada tanggal 3 yang lalu. Hari ini saya tidak mungkin mengabaikan tugas kewajiban konstitusional saya yang lebih utama, lebih mendesak.

JAKARTA, harianpijar.com – Ketua Pansus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan juga merupakan politisi Partai Golkar, Agun Gunandjar Sudarsa, tidak memenuhi panggilan KPK terkait penyelidikan kasus e-KTP.

Lain itu, Agun Gunandjar Sudarsa beralasan dirinya mangkir karena harus menemui narapidana kasus korupsi di Lapas Klas I Sukamiskin, Kota Bandung.

“Saya berkirim surat (ke KPK) tanggal 4 yang lalu, saya mohon di jadwalkan pada persidangan berikut. Saya harus memimpin ke sini (Lapas Sukamiskin),” kata Agun Gunandjar Sudarsa usai menggelar rapat dengar pendapat dengan sejumlah narapidana di Lapas Sukamiskin, Kota Bandung, Kamis 6 Juli 2017 tadi malam.

Menurut Agun Gunandjar Sudarsa, kedatangannya ke Lapas Sukamiskin telah ditentukan pada rapat internal Pansus Angket KPK, sebelum dirinya dipanggil KPK.

Baca juga:   Arief Poyuono: Ada Dana Besar yang Dikumpulkan Mafia Migas untuk Golkan Revisi UU KPK

“Karena ini rapat diputuskan secara internal pada tanggal 3 yang lalu. Hari ini saya tidak mungkin mengabaikan tugas kewajiban konstitusional saya yang lebih utama, lebih mendesak,” kata Agun Gunandjar Sudarsa.

Lebih lanjut, ditegaskan Agun Gunandjar Sudarsa, dirinya tidak mungkin lari dari pemanggilan KPK. Namun, tugasnya untuk memimpin Pansus ke Lapas Sukamiskin tidak bisa ditunda.

“Karena ini Pansus yang harus bisa dipertanggungjawabkan. Tidak mungkin kami lari,” tegas Agun Gunandjar Sudarsa.

Sebelumnya diketahui, KPK akan memeriksa anggota Komisi I DPR sekaligus Ketua Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa dalam penyidikan tindak pidana dugaan korupsi pengadaan blangko kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

Baca juga:   Kasus e-KTP, Keponakan Setya Novanto Mangkir dari Pemeriksaan KPK

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Andi Agustinus (AA),” kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis 6 Juli 2017.

Sementara, selain memeriksa Agun Gunandjar Sudarsa, KPK juga akan memeriksa mantan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Hanura Djamal Aziz dan mantan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tamsil Linrung.

Sedangkan, pada dakwaan disebut Agun Gunandjar Sudarsa yang saat itu sebagai anggota Komisi II dan Badan Anggaran DPR menerima uang sejumlah 1,047 juta dolar AS terkait proyek e-KTP yang sebesar Rp 5,95 triliun itu.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar