Fahri-Hamzah
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. (foto: google images)

JAKARTA, harianpijar.com – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai tidak masalah Presiden Joko Widodo memboyong keluarga besar dalam kunjungan ke luar negeri. Seperti yang dilakukan dalam kunjungan kerja ke Jerman dan Turki untuk menghadiri KTT G-20, sejak Rabu 5 Juli 2017 kemarin.

“Keluarganya (presiden-red) juga masuk dalam bagian dari undang-undang protokoler, harus dilindungi. Jadi wajar presiden menggunakan pesawat, mungkin mau ketemu dan ngumpul bareng anak-anaknya dan selama perjalanan anaknya mau ngobrol dan seterusnya. Jadi tidak ada masalah menurut saya (presiden memboyong keluarga-red),” kata Fahri Hamzah di sela-sela diskusi terkait revisi UU KUHP dan KUHAP di Gedung DPR, Jakarta, Kamis 6 Juli 2017.

Baca juga:   Pengamat Politik: Sebaiknya Menteri Terpilih Lepas Jabatan dari Partai Politik

Menurut Fahri Hamzah, dirinya menduga kontroversi presiden memboyong anggota keluarga dalam kunjungan kerja muncul karena ada pihak yang selama ini rutin membangun kesan keluarga Presiden Joko Widodo senantiasa hidup dalam kesederhanaan.

BERITA PILIHAN SPONSOR

Akibatnya ketika muncul hal-hal yang mencerminkan aktivitas keluarga presiden di luar kesan sederhana, pro kontra di tengah masyarakat mengemuka.

“Makanya dari awal itu enggak usah terlalu di dramatisir soal apa namanya kesederhanaan. Itu biasa saja,” kata Fahri Hamzah.

Baca juga:   Terkait Pengamanan Pilkada DKI Putaran Kedua, Presiden Panggil Empat Jenderal TNI Polri

Lebih lanjut, Fahri Hamzah juga mencontohkan dirinya dalam menjalankan tugas sebagai Wakil Ketua DPR. Sesuai kebijakan negara diberi sejumlah fasilitas. Misalnya, penerbangan kelas bisnis. Maka kemudian ia tidak akan mendramatisir keadaan untuk memilih penerbangan kelas ekonomi.

“Undang-undang kan mengatur itu, jadi saya pakai saja supaya bisa istirahat misalnya. Gitu loh, jadi enggak perlu saya dramatisir lagi untuk memilih kelas ekonomi, naik bus atau apalah gitu. Enggak usah belagu-belagu mencari citra, ikuti saja,” tandas Fahri Hamzah.

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar