Ahmad-Syafii-Maarif
Ahmad Syafii Maarif (Buya Syafii). (foto: dok. tirto)

SLEMAN, harianpijar.com – Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif mengakui prihatin terhadap konstruksi perekonomian Indonesia yang mayoritas asetnya dikuasai pihak asing.

“Yang cukup mengharukan adalah, tanah kita ternyata 80 persen dikuasai oleh asing, 13 persen dikuasai konglomerat, sisanya tujuh dibagi untuk 250 juta jiwa,” kata Ahmad Syafii Maarif, Rabu 5 Juli 2017.

Hal tersebut disampaikan Ahmad Syafii Maarif, dalam tulisannya yang dibacakan tamir masjid setempat, saat menerima silaturahim Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Sleman di Nogotirto, Gamping Sleman, yang dipimpin langsung Bupati Sri Purnomo.

Baca juga:   Terkait Kasus Investasi, Ustaz Yusuf Mansur Kembali Dilaporkan Ke Polisi

Menurut Ahmad Syafii Maarif, dirinya berharap, Kabupaten Sleman bisa meningkatkan ketentraman dan keamanan di wilayah Kabupaten Sleman.

Lebih lanjut, juga dikatakan Ahmad Syafii Maarif, Kabupaten Sleman juga harus mampu menjadi contoh nasional sebagai kabupaten yang mampu mengendalikan ketertiban dan keamanan di wilayahnya.

Baca juga:   Presiden Jokowi: Kepala Daerah Agar Kurangi Komoditas Pertanian Yang Monoton

“Masih banyak terjadi perampokan, penipuan, ‘klithih’ juga masih ada. Saya harap Kabupaten Sleman bisa meningkatkan keamanannya,” kata Ahmad Syafii Maarif.

Sementara, Ahmad Syafii Maarif juga berharap Kabupaten Sleman bisa mengurangi angka kemiskinan, sehingga bisa menjadi contoh di tingkat nasional dalam upaya pengentasan kemiskiran.

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar