Mendagri: Terkait e-KTP, Dirinya Ditegur Oleh Presiden Jokowi

mendagri-1
Tjahjo Kumolo, saya jujur saja, sudah ditegur Pak Presiden dalam rapat kabinet, karena masalah perekaman e-KTP saat ini yang masih banyak belum dilakukan.

JAKARTA, harianpijar.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo pada rapat internal di Kementerian Dalam Negeri, mengaku ditegur Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait e-KTP. Pasalnya, masih ada sekitar 2,5 persen masyarakat yang sudah wajib memiliki KTP tidak melakukan perekaman.

“Saya jujur saja, sudah ditegur Pak Presiden dalam rapat kabinet, karena masalah perekaman e-KTP saat ini yang masih banyak belum dilakukan,” kata Tjahjo Kumolo dalam sambutannya, Jakarta, Senin 3 Juli 2017.

Baca juga:   Kapolri: Di Era Pemerintahan Presiden Jokowi Anggaran Polri Terus Naik

Menurut Tjahjo Kumolo, dirinya juga meminta kepada Ditjen Dukcapil Kemendagri segera menyelesaikan masalah tersebut. Terlebih terdapat dua momen penting dalam dua tahun mendatang yaitu Pilkada 2018 dan Pemilu 2019.

Lebih lanjut, dijelaskan Tjahjo Kumolo, dirinya juga meminta kepada masyarakat untuk segera melakukan perekaman, mengingat e-KTP sangat penting bagi masyarakat pada tahun-tahun mendatang. Seperti untuk pelayanan rumah sakit, pelayanan administrasi, dan jasa lainnya.

Baca juga:   Politisi Gerindra: Jika Ahok Divonis Bebas, Jokowi Bakal Kena Imbas

“Pentingnya memiliki e-KTP ini harus masif disosialisasikan oleh masyarakat, sehingga dapat segera melakukan perekaman,” jelas Tjahjo Kumolo.

Sementara untuk pendistribusian, Tjahjo Kumolo menguraikan saat ini sudah ada tujuh juta blangko e-KTP dan lima juta diantaranya diperuntukkan bagi warga yang KTP-nya dalam keadaan rusak atau hilang.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar