Dankor Brimob Instruksi Jajarannya Tingkatkan Kewaspadaan Lewat Radiogram

Irjen-Murad-Ismail
Komandan Korps (Dankor) Brimob Polri Irjen Murad Ismail. (foto: google images)

JAKARTA, harianpijar.com – Komandan Korps (Dankor) Brimob Polri Irjen Murad Ismail langsung menginstruksikan jajarannya hingga tingkat sektoral untuk meningkatkan kesiagaan pasca serangan teror di Masjid Falatehan, Jakarta Selatan.

Menurut Irjen Murad Ismail, pihaknya sudah mengirimkan telegram via radio untuk anggotanya agar meningkatkan kewaspadaan.

“Saya sudah bikin radiogram ke seluruh Indonesia agar (aksi teror) tidak terulang,” kata Irjen Murad Ismail di Masjid Falatehan, Jumat 30 Juni 2017 malam.

Baca juga:   Pengamanan Sangat Ketat, Polda Metro Jaya Bantah Adanya Ancaman Pembunuhan Terhadap Ahok

Lebih lanjut, dijelaskan Irjen Murad Ismail, sebenarnya peningkatan kewaspadaan sudah diterapkan pasca serangan teroris yang menewaskan satu anggota di Mapolda Sumatera Utara (Sumut), di Medan. Lain itu, dirinya juga mengumpulkan semua komandan satuan (Kasat-red) di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.

“Semenjak kejadian di Sumut, saya langsung perintahkan. Saya rapatkan seluruh dampas, wadankor, danmen-danmen di Kelapa Dua. Saya juga langsung membuat radiogram di satuan saya, untuk tidak terjadi di dalam kesatuan. Saya perintahkan untuk waspada,” jelas Irjen Murad Ismail.

Baca juga:   Kapolda Metro: Dua Anggota Brimob Korban Penusukan Stabil dan Sadar

Bahkan, menurut Irjen Murad Ismail, dirinya menantang para wartawan untuk memeriksa langsung kesiapan markas Brimob di mana pun berada. Semua personel, menurutnya bersenjata lengkap dan tidak boleh lengah dalam bertugas.

“Kalau kamu mau cek ke Kelapa Dua, penjagaan Brimob memakai pakaian lengkap termasuk bodyfis. Itu protapnya. Beda dengan polisi samapta,” tandas Dankor Brimob itu.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar