Polri: Penyidik Akan Periksa Hary Tanoesoedibjo Pada 4 Juli

rikwanto-3
Brigjen Rikwanto, penyidik sudah mengirimkan surat pemanggilan kepada Hary Tanoesoedibjo (HT) sejak Kamis 22 Juni 2017 pekan lalu.

JAKARTA, harianpijar.com – Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) akan dipanggil oleh penyidik Bareskrim Polri. Lain itu, HT dipanggil sebagai tersangka dalam kasus dugaan SMS kaleng bernada ancaman kepada Jaksa Yulianto.

Menurut Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto, penyidik sudah mengirimkan surat pemanggilan kepada HT sejak Kamis 22 Juni 2017 pekan lalu. Bos MNC Group ini dijadwalkan diperiska sebagai tersangka pada awal Juli 2017.

“Tanggal 4 Juli HT akan diperiksa sebagai TSK,” kata Brigjen Rikwanto melalui pesan singkat, di Jakarta, Rabu 28 Juni 2017.

Sementara, pemanggilan pada 4 Juli 2017 menjadi panggilan pertama HT sebagai tersangka. Polri berharap HT dapat memenuhi panggilan penyidik agar proses hukum dapat berjalan dengan baik.

Baca juga:   Polri Bentuk Tim Khusus Tindak Lanjuti Temuan Soal Laskar FPI, Komnas HAM: Kami Akan Kawal

Namun, sebelum pemanggilan sebagai tersangka, penyidik telah memanggil HT sebagai saksi. Saat itu, HT dimintai keterangan oleh penyidik perihal maksud dari SMS yang dikirimkannya kepada Jaksa Yulianto pada awal Januari 2016 lalu.

“Sebelumnya HT pernah dilakukan periksa sebagai saksi,” tegas Brigjen Rikwanto.

Untuk diketahui, pemeriksaan tersebut dilakukan pada 12 Juni 2017. Saat itu, HT memenuhi panggilan sebagai saksi dan menjelaskan maksud pesan singkatnya yang diduga bernada ancaman kepada penyidik.

Sementara, menurut HT mengaku bahwa kata-kata dalam pesan tersebut tidak ada tujuan untuk mengancam jaksa Yulianto. Adapun maksud kalimatnya yang ingin memberantas oknum penegak hukum yang semena-mena, dan bukan hanya tertuju pada Yulianto melainkan secara umum.

Baca juga:   Terkait OTT, KPK Lakukan Penyegelan Ruang Kerja Kasi Intel III Kejati Bengkulu

Lain itu, dirinya juga mengatakan, hal tersebut lantaran dirinya dikait-kaitkan dengan kasus Mobile 8 yang ditangani oleh Yulianto. Sehingga HT pun menambahkan kata-kata dalam smsnya agar Yulianto berhati-hati dalam menangani kasus tersebut dan HT mengaku siap membuktikan siapa yang menang dan yang kalah.

“Saya tidak ada kaitan sama sekali. Saya hanya mengingatkan kepada mas Yulianto, saya sampaikan bahwa hati-hati lah. Pastikan bahwa semuanya baik. Saya buktikan nanti kita lihat siapa yang salah siapa yang benar,” kata HT beberapa waktu lalu.

SUMBERRepublika

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini