argo-1-7
Kombes Argo Yuwono, pertemuan yang dilakukan GNPF-MUI, tidak berdampak pada proses pengusutan kasus dugaan obrolan pornografi Rizieq Shihab.

JAKARTA, harianpijar.com – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menilai pertemuan yang dilakukan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak berdampak pada proses pengusutan kasus dugaan obrolan pornografi Rizieq Shihab. Lain itu, Polisi tetap menyatakan akan meneruskan kasus tersebut.

“Tetap ya, tetap berjalan kasus itu, kita tetap on the track saja, semua sama di mata hukum,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Selasa 27 Juni 2017.

Menurut Kombes Argo Yuwono, polisi akan terus berfokus pada pelengkapan berkas Rizieq Shihab. Tentunya, polisi akan memeriksa saksi yang mengetahui dan sejumlah saksi ahli sesuai bidangnya untuk kelengkapan berkas itu.

“Itu (pemeriksaan saksi) kita lakukan ya, penyidik pasti ada disitu ya, tentunya setelah melihat pemeriksaan beberapa saksi nanti kita lihat ada kekurangan atau tidak ya. Nanti kita gelarkan kalau kurang kita tambahi. Pasti kita lakukan itu,” tegas Kombes Argo Yuwono.

Lebih lanjut, Kombes Argo Yuwono menjelaskan, dirinya belum mengindikasikan adanya langkah pasti untuk melakukan pemulangan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang tersandung kasus dugaan pornografi bersama Firza Husein itu.

Namun, dikatakan Kombes Argo Yuwono, pemberkasan kasus inilah yang saat ini menjadi prioritas. “Kita tunggu saja ya, kita masih menyelesaikan berkasnya dulu, kita lengkapi dulu, kita selesaikan semuanya seandainya nanti yang bersangkutan datang, tinggal kita lakukan pemeriksaan pas sudah jadi berkas itu,” tandas Kabid Humas Polda Metro Jaya itu.

SUMBERRepublika
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR