gubernur-sumut
HT Erry Nuradi, kita sangat mengecam tindakan yang dilakukan orang tidak bertanggung jawab itu, dan apalagi saat Hari Raya Idul Fitri.

MEDAN, harianpijar.com – Gubernur Sumatera Utara HT Erry Nuradi prihatin penyerangan terhadap anggota polisi di pos penjagaan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumatera Utara (Sumut), Medan. Lain itu, akibat kejadian tersebut seorang polisi tewas.

“Polda Sumut diharapkan dapat mengungkap motif penyerangan yang dilakukan orang tersebut,” kata HT Erry Nuradi usai salat Idul Fitri 1438 Hijriah di Lapangan Merdeka Medan, Minggu 25 Juni 2017.

Menurut HT Erry Nuradi, penyerangan yang dilakukan orang tersebut terjadi pada Minggu dini hari saat anggota kepolisian sedang melaksanakan tugas penjagaan di Mapolda Sumut.

“Kita sangat mengecam tindakan yang dilakukan orang tidak bertanggung jawab itu, dan apalagi saat Hari Raya Idul Fitri,” tegas HT Erry Nuradi.

Lebih lanjut, juga dikatakan HT Erry Nuradi, peristiwa itu juga memalukan dan mencoreng nama baik Provinsi Sumut. “Polda Sumut harus membongkar pelaku kejahatan tersebut,” kata HT Erry Nuradi.

Sebelumnya, pada Minggu sekitar pukul 03.00 WIB dua orang tidak dikenal menyerang personel Yanma Polda Sumut Aiptu Martua Sigalingging yang bertugas di pos jaga pintu keluar Mapolda Sumut.

Akibat penyerangan tersebut, Aiptu Martua Sigalingging meninggal dunia karena mengalami luka yang cukup parah di dada, tangan, dan leher.

Namun, kedua pelaku berhasil dilumpuhkan personel Satuan Brimob yang berjaga di pintu masuk Mapolda Sumut. Seorang pelaku tewas dan seorang lainnya luka tertembak.

SUMBERMerdeka
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR