Brigjen-Rikwanto
Brigjen Rikwanto. (foto: google images)

JAKARTA, harianpijar.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengatakan telah melakukan penangkapan terhadap 41 orang yang diduga terkait terorisme. Lain itu, dari jumlah tersebut, 36 diantaranya jadi tersangka.

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto, mereka ditangkap pasca peledakan bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu. Namun hanya sembilan tersangka yang terkait dengan pelaku peristiwa di Terminal Kampung Melayu tersebut. Bahkan, menurutnya ancaman teroris itu tetap ada.

“Sejak bom Kampung Melayu kita enggak mau itu terjadi lagi karena sangat merusak Ramadhan, Idul Fitri. Jadi kita kejar terus siapapun yang berencana teror,” kata Brigjen Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta, Jumat 23 Juni 2017.

Lebih lanjut, ditegaskan Brigjen Rikwanto, penangkapan terhadap 36 pelaku teroris itu, dalam rangka mengamankan masyarakat dari ancaman teror. Khususnya mengamankan kantor kepolisian.

“Karena sasarannya kantor kepolisian dan personel kepolisian,” tegas Brigjen Rikwanto.

Sementara, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul menyebut, sasaran pemburuan polisi kini menyebar di seluruh wilayah Indonesia.

“Mereka ada di beberapa wilayah di Indonesia, baik di Indonesia Bagian Barat, bagian Tengah maupun bagian Timur,” kata Kombes Martinus Sitompul.

Namun, Kombes Martinus Sitompul enggan mengungkap wilayah sasaran khusus mana saja yang ditargetkan polisi. Lantaran bisa membuka kegiatan operasi kepolisian.

SUMBERMetrotvnews
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR