jokowi-9-1
Presiden Jokowi, dirinya juga meminta kepala daerah agar melibatkan para petani ketika ingin mengembangkan suatu komoditas pertanian.

TEMANGGUNG, harianpijar.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan kepada jajaran kepala daerah agar mengurangi komoditas pertanian yang monoton. Lain itu, Presiden juga mengatakan jangan sampai komoditas pertanian di satu daerah hanya satu macam saja.

“Harusnya daerah-daerah yang memang siap ditanami kakao tanam, kopi tanam. Karena ini tidak pernah turun. Peluang-peluang seperti ini yang harus dilihat oleh kepala daerah, karena yang tahu adalah bupati, Gubernur,” kata Presiden Jokowi disela peresmian Jembatan Kali Galeh, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu 17 Juni 2017.

Menurut Presiden Jokowi, komoditas pertanian juga harus dikembangkan agar kegiatan produksi tidak timpang. Lain itu, Presiden mencontohkan ketika tanaman kakao berkembang pesat di Indonesia, namun karena perkebunannya tidak dikembangkan maka kegiatan industrinya tersendat dan memaksa untuk impor kakao.

“Saya berikan contoh dulu kakao Indonesia membludak. Sekarang diwajibkan ada industri kakao disini buat cokelat. Industri berkembang tapi kebun kakao tidak dikembangkan sehingga antara supply dan demand tidak seimbang sehingga kita impor kakao,” tegas Presiden Jokowi.

Selanjutnya, dikatakan Presiden Jokowi, dirinya juga meminta kepala daerah agar melibatkan para petani ketika ingin mengembangkan suatu komoditas pertanian.

“Mana yang menguntungkan mana tidak petani diajak kesana. Kalau ada yang lebih baik, menjanjikan, tanam itu. Kita terlalu lama Berpikir linier, rutinitas,” tandas Presiden Jokowi.

loading...