Pimpinan FPI Rizieq Shihab: Pilihannya Ada di Pemerintah Rekonsiliasi Atau Revolusi

Rizieq-Shihab
Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

JAKARTA, harianpijar.com – Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab memberikan pilihan kepada pemerintahan Jokowi untuk melakukan rekonsiliasi kepada ulama. Lain itu, jika tidak dilakukan, maka pilihannya adalah revolusi.

Hal tersebut disampaikan Rizieq Shihab dalam rekaman suaranya yang diperdengarkan kepada peserta diskusi soal alat bukti elektronik dalam kasus dugaan pornografi yang menjeratnya dan diskusi dilakukan di Hotel Balairung, Matraman, Jakarta Pusat.

Menurut Rizieq Shihab, sebagai pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI), dirinya mengedepankan dialog dan rekonsiliasi. Namun, menurutnya jika aktivis Islam dan ulama terus dikriminalisasi, maka pilihannya adalah revolusi.

Baca juga:   Polda Metro Jaya: Polisi Selidiki Dugaan Visa Khusus Yang Dipakai Rizieq Shihab

“Tidak ada kata lain, kecuali lawan. Pilihannya ada di hadapan pemerintah rekonsiliasi atau revolusi,” kata Rizieq Shihab dalam rekaman tersebut, Jumat 16 Juni 2017.

Lebih lanjut, ditegaskan Rizieq Shihab, ulama di GNPF MUI tidak pernah bosan untuk meminta rekonsiliasi. Namun, pihaknya selalu ditolak oleh pemerintah untuk membicarakan persoalan bangsa.

Sementara, menurut penasihat hukum Firza Husein, Azis Yanuar mengatakan kliennya hanya dikonfirmasi melalui cuplikan foto saat diperiksa kepolisian, tanpa memperlihatkan bukti forensik digital.

Lebih lanjut, dijelaskan Azis Yanuar, penyidik tidak pernah menyebutkan dari mana barang bukti terkait dengan kasus dugaan pornografi yang menjerat kliennya tersebut. Diketahui, Firza Husein ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan chat mesum dengan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Baca juga:   Amien Rais Minta PAN Tak Ikut Latah dengan Rekonsiliasi Etok-Etok

“Penyidik tak pernah sebut barang bukti dari mana, hanya konfirmasi melalui chat yang beredar,” jelas Azis Yanuar dalam diskusi tersebut.

Selanjutnya, Aziz Yanuar juga mangatakan, kepolisian sudah memeriksa kliennya 10 kali sejak Februari lalu. Lain itu, dirinya juga membantah bahwa terdapat foto-foto di dalam telepon selular Firza Husein.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar