Usai Pelantikan, Djarot Saiful Hidayat Langsung Bekerja dan Sempatkan Jenguk Ahok

djarot-usai-dilantik
Djarot Saiful Hidayat, dirinya sadar dilantiknya dia menjadi Gubernur DKI Jakarta hari ini karena sikap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang merelakan jabatan untuk fokus menjalani hukuman.

JAKARTA, harianpijar.com – Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat usai dilantik oleh Presiden Joko Widodo langsung kembali ke Balai Kota DKI Jakarta, Kamis 15 Juni 2017 siang.

Menurut Djarot Saiful Hidayat yang masih mengenakan seragam dinas kepala daerah mengatakan, dirinya akan langsung bekerja.

“Kegiatan pertama ini terima audiensi persiapan untuk Jakarta 10K dengan Nestle ya. Kan sekali lagi juga kita gelar Jakarta 10k yang setiap tahun diadakan. Dan tahun kemarin itu kan dipusatkan di Epicentrum, Kuningan, yang diikuti oleh peserta kurang lebih 50.000 peserta,” kata Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan.

Lebih lanjut, ditegaskan Djarot Saiful Hidayat, dirinya juga berniat untuk ke Mako Brimob, Kelapa Dua Depok tempat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ditahan.

Baca juga:   Pengamat Hukum: Kasus Ahok Dimanfaatkan Secara Politik Oleh Pihak Tertentu

“Kemudian setelah itu saya akan ke Mako Brimob. Sebelumnya kan sudah ke sana untuk diskusi dan setelah ini, saya juga akan ke sana untuk juga berdiskusi,” tegas Djarot Saiful Hidayat.

Selain itu, menurut Djarot Saiful Hidayat, dirinya sadar dilantiknya dia menjadi Gubernur DKI Jakarta hari ini karena sikap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang merelakan jabatan untuk fokus menjalani hukuman.

“Karena bagaimana pun juga apa yang terjadi pada hari ini itu tidak lepas dari kenegarawanan Pak Ahok ya, Pak Ahok yang lebih mementingkan kepentingan yang lebih besar,” kata Djarot Saiful Hidayat.

Baca juga:   Luhut Binsar Pandjaitan: Presiden Netral Dalam Melihat Kasus Hukum Ahok

Selanjutnya, dijelaskan Djarot Saiful Hidayat, dirinya akan langsung bekerja, salah satunya adalah mempercepat penuntasan pembangunan di Jakarta tahun 2017.

“Karena kan sisa masa jabatan 2017. Dengan pengunduran diri Pak Ahok maka proses penetapan definitif itu bisa menjadi lebih cepat karena sisa waktu tidak banyak, 5 bulan dari sekarang kurang, maka ini harus segera kita kebut terutama beberapa yang sudah dirancang sebelumnya dan harus selesai tahun 2017. Meskipun ada beberapa program strategis yang tidak bisa selesai tahun 2017. Tapi kita harapkan 2018-2019 itu bisa sebanyak mungkin,” kata mantan Walikota Blitar ini.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar