Qatar Bantah Tuduhan Dukung Para Militan Oleh Empat Negara Arab

Qatar
Qatar. (foto: google images)

harianpijar.com – Qatar membantah tuduhan terkait pemberian dukungan untuk para militan, hal itu diungkapkan Qatar pada Jumat, 9 Juni 2017, setelah empat negara Arab memutuskan hubungan dengan Qatar Minggu ini.

Seperti diketahui, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Mesir dan Bahrain mengeluarkan pernyataan yang meningkatkan tekanan pada Qatar atas tuduhan bahwa hal tersebut mengganggu urusan negara-negara tetangganya dengan mendukung dan membiayai kelompok-kelompok terorisme.

Seperti dilansir Reuters, negara kecil Teluk Arab tersebut merupakan pemasok gas global penting dan merupakan basis militer terbesar AS di Timur Tengah.

Baca juga:   Panglima TNI Dampingi Menlu Hadiri Pertemuan Penanggulangan Terorisme

“Pernyataan gabungan baru-baru ini yang dikeluarkan oleh Kerajaan Arab Saudi, Bahrain, Mesir dan UEA mengenai ‘daftar pengawasan keuangan teror’ sekali lagi memperkuat tuduhan tak berdasar yang sebenarnya tidak memiliki landasan,” kata pemerintah Qatar dalam sebuah pernyataan.

“Posisi kami dalam melawan terorisme lebih kuat daripada banyak penandatangan pernyataan bersama – sebuah fakta yang telah diabaikan oleh para penulis.”

Baca juga:   Peran TNI di UU Terorisme, Ketua DPR: Kepentingan Bersama Harus Dilaksanakan

Qatar mengatakan bahwa pihaknya memimpin wilayah tersebut untuk menyerang akar terorisme, memberi anak-anank muda harapan melalui pekerjaan, mendidik ratusan ribu pengungsi Suriah dan mendanai program masyarakat untuk menantang agenda ekstremis.

Sebelumnya, keempat negara Arab tersebut mengeluarkan pernyataan bersama yang menetapkan 59 orang yang terkait Qatar sebagai pendana teroris.

Termasuk pemimpin spiritual Ikhwanul Muslimin Yousef al-Qaradawi, dan 12 entitas, di antaranya adalah badan amal Qatar yang didanai Qatar Charity.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar